Hasil verifikasi menunjukkan seluruh aset fisik telah sesuai dengan data inventaris Badan Pemulihan Aset. Meski demikian, Kepala BPA menginstruksikan jajarannya untuk segera merealisasikan pemeliharaan rutin, khususnya terhadap unit supercar yang berisiko mengalami penurunan fungsi mesin jika tidak dirawat secara berkala.
Ia juga menekankan pentingnya percepatan proses penyelesaian aset melalui mekanisme penjualan. Tahapan tersebut akan diawali dengan penilaian (appraisal) terhadap aset-aset yang perkaranya telah berkekuatan hukum tetap atau inkracht.
“Tujuannya jelas, yakni mengoptimalkan pengembalian kerugian negara melalui mekanisme lelang yang transparan dan akuntabel,” pungkas Dr. Kuntadi.*
- Editor: Daton









