Kebakaran Hebat Landa Rumah Dua Lantai di Ambon, Dua Orang Terluka, Kerugian Capai Rp500 Juta

kepala.Kedua korban langsung dilarikan ke RS Al-Fatah Ambon untuk mendapatkan penanganan medis.Setelah menjalani perawatan, keduanya telah diperbolehkan pulang oleh pihak rumah sakit.Meski tidak menimbulkan korban jiwa dan api berhasil dicegah agar tidak menjalar ke rumah warga lainnya, kebakaran ini meninggalkan kerugian besar bagi penghuni rumah.Polisi mencatat kerugian material akibat peristiwa tersebut diperkirakan mencapai Rp500 juta. (M-009).
AMBON, MENITINI – Kebakaran hebat menghanguskan sebuah rumah dua lantai di Jalan Baru, RT 004/RW 004, Kelurahan Honipopu, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Jumat (30/10/2026) pagi.
Kobaran api yang dengan cepat membesar melalap seluruh bagian lantai II rumah tersebut hingga menyebabkan kerusakan parah.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 10.00 WIT itu tidak hanya mengakibatkan kerugian material mencapai setengah miliar rupiah, tetapi juga menyebabkan dua orang mengalami luka-luka saat berusaha menyelamatkan rumah dari amukan api.
Rumah yang ditempati Rifan Gunawan tersebut nyaris hangus, setelah api membakar hampir seluruh bagian lantai II. Beruntung, kobaran api berhasil dikendalikan sebelum merembet ke rumah warga lainnya.
Pejabat Sementara (PS) Kasi Sub Seksi Penerangan Masyarakat (Penmas) Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Aipda Agung Prayudi Biarno, mengungkapkan, kebakaran pertama kali diketahui oleh Dirgahayu Sudirman (20).
Saat kejadian, Dirgahayu sedang tertidur di lantai II. Namun, tidurnya mendadak terhenti setelah sang adik memberitahukan bahwa rumah mereka sedang terbakar.
Tanpa membuang waktu, Dirgahayu langsung berupaya menyelamatkan tiga anak kecil yang sedang bermain di lantai II.
Rumah yang ditempati Rifan Gunawan tersebut nyaris hangus, setelah api membakar hampir seluruh bagian lantai II. Beruntung, kobaran api berhasil dikendalikan sebelum merembet ke rumah warga lainnya.
Pejabat Sementara (PS) Kasi Sub Seksi Penerangan Masyarakat (Penmas) Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Aipda Agung Prayudi Biarno, mengungkapkan, kebakaran pertama kali diketahui oleh Dirgahayu Sudirman (20).
Saat kejadian, Dirgahayu sedang tertidur di lantai II. Namun, tidurnya mendadak terhenti setelah sang adik memberitahukan bahwa rumah mereka sedang terbakar.
Tanpa membuang waktu, Dirgahayu langsung berupaya menyelamatkan tiga anak kecil yang sedang bermain di lantai II.
Setelah hampir satu jam melakukan upaya pemadaman, api akhirnya berhasil dikendalikan.
“Pukul 11.55 WIT, api berhasil dipadamkan oleh petugas Damkar. Selanjutnya, dilakukan pendinginan di TKP. Api tidak merembet ke rumah warga lainnya,” ungkap Agung.
Diduga Bermula dari Anak-anak Bermain Kompor Minyak
Di balik kebakaran tersebut, muncul dugaan bahwa sumber api bermula dari aktivitas tiga anak kecil yang sedang bermain masak-masakan di lantai II rumah.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, ketiga anak tersebut diduga membakar kompor minyak saat bermain.
Aktivitas itu kemudian memicu kebakaran yang dengan cepat membesar dan melalap bagian rumah.
Akibat insiden tersebut, Dirgahayu Sudirman mengalami luka melepuh pada telapak tangan kanan dan telapak kaki.
Sementara Nurdiana Kamila mengalami luka lecet pada jari kaki kiri dan kanan serta luka sedang di bagian belakang kepala.
Kedua korban langsung dilarikan ke RS Al-Fatah Ambon untuk mendapatkan penanganan medis.
Setelah menjalani perawatan, keduanya telah diperbolehkan pulang oleh pihak rumah sakit.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa dan api berhasil dicegah agar tidak menjalar ke rumah warga lainnya, kebakaran ini meninggalkan kerugian besar bagi penghuni rumah.
Polisi mencatat kerugian material akibat peristiwa tersebut diperkirakan mencapai Rp500 juta. (M-009).
Editor : Daton
BACA JUGA:  Tiga Warga Hilang Misterius di Laut Maluku! Berangkat Antar Keluarga Sakit, Speedboat Tak Kunjung Tiba
Scroll to Top