Kasus Meningkat, CDC Kembali Himbau Pakai Masker

CDC kembali himbau masyarakat AS pakai masker - pexels

DENPASAR, MENITINI.COM – Baru saja kita mendapat angin segar dengan pelonggaran masker. Memang terminologi angin segar tepat digunakan karena kita kembali bebas tidak terhalang penutup wajah. Sayangnya, tidak berlangsung lama, Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat kembali menghimbau penggunaan masker. Tentunya bukan tanpa alasan, mengingat kasus dan jumlah pasien yang harus menjalani rawat inap terkait COVID-19 meningkat lagi. Sekurang-kurangnya, himbauan ini berlaku bagi sepertiga populasi Amerika Serikat. Terutama mewajibkan bagi siapa saja yang beraktivitas dalam ruangan, saat menggunakan transportasi umum, atau termasuk kelompok rentan dan beresiko tinggi mengalami infeksi yang parah.

Latar Belakang

Himbauan ini terbit pada minggu yang sama ketika Amerika Serikat melampaui 1 juta kematian akibat pandemi. Para ahli memperingatkan COVID-19 tetap menjadi ancaman dan belum musnah 100% dari antara kita. Pejabat CDC lainnya pada hari Rabu mengadakan pengarahan Tim Tanggap COVID-19 di Gedung Putih. Pertemuan ini menjadi yang pertama bagi mereka sejak 5 April setelah COVID-19 stabil dalam 5 minggu terakhir. Kondisi stabil itu merupakan hasil simpulan dari rata-rata dalam 7 hari sekitar 3.000 rawat inap per hari, dan rata-rata sekitar 275 orang Amerika meninggal karena COVID-19 setiap hari, yang dianggap jauh lebih rendah.

BACA JUGA:  Bayi dari Yogyakarta Bawa Kabar Gembira, Dinyatakan Sembuh dari Virus Corona

Walensky dari CDC mengakui angka-angka ini memang jauh lebih rendah daripada yang terlihat selama lonjakan Omicron pertama. Namun tetap saja, hampir 300 kematian dalam sehari masih terlalu banyak. Apalagi jika tujuannya adalah menekan kegawatan dan angka kematian akibat COVID-19. Melalui Twitternya, beliau mengunggah 32% populasi AS berada pada lokasi dengan tingkat kejadian COVID-19 pada komunitas sedang atau tinggi. Masyarakat harus mendorong penggunaan strategi pencegahan, termasuk kembali menggunakan masker dan meningkatkan akses ke pengujian dan pengobatan.

Pendekatan Kesehatan Komunitas

CDC memahami pentingnya kehadiran panduan kesehatan komunitas. Kebutuhan ini terjawab dengan keberadaan CDC COVID Data Tracker untuk melihat apakah Anda tinggal di daerah dengan transmisi rendah, sedang, atau tinggi. Menurut Walensky, berbekal informasi itu, Anda dapat melakukan apa yang perlu sebagai upaya pencegahan dan perawatan. Selain itu, ia menyatakan bahwa tiap orang juga dapat menggunakan sistem peringatan COVID-19 berkode warna untuk menemukan tingkat risiko personal. Jadi masyarakat dapat secara mandiri tanggap terhadap situasi terutama dalam komunitas beresiko tinggi. Salah satu upayanya adalah kembali menggunakan masker, terutama dalam ruangan tertutup yang tidak memungkinkan menjaga jarak. Beliau juga menekankan supaya jangan malu atau terpengaruh dengan ejekan orang. Sebagai langkah awal, beliau mengatakan bahwa kita dapat membalas dengan kata-kata bahwa setiap orang berhak menggunakan masker dimana saja dan kapan saja sesuai kebutuhan.

BACA JUGA:  Indonesia Kembali Kehilangan, Dokter Naek Tobing Meninggal, Nyawa 19 Dokter Melayang Akibat Virus Corona

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*