Kailolo dan Kabauw Bentrok, 1 Meninggal Dunia, 5 Orang Luka-luka

Terlihat Aparat Kepolisian sedang melakukan penjagaan ketat di lokasi kejadian.
Terlihat Aparat Kepolisian sedang melakukan penjagaan ketat di lokasi kejadian. (Foto: M-009)

Untuk menjaga stabilitas dan mengantisipasi potensi gesekan lanjutan, sebanyak 200 personel gabungan dari Brimob, Dit Samapta, dan Polresta Ambon, serta 13 personel TNI dari Koramil 07 Pulau Haruku, telah dikerahkan ke lokasi. Pengamanan ini dipimpin langsung oleh Karoops Polda Maluku, didampingi Dansat Brimob Polda Maluku dan Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease.

BACA JUGA:  Dari Mimbar Gereja Maranatha, Kapolda Maluku Ungkap Kunci Menjaga Keaman

“Personel telah kami tempatkan secara proporsional di titik-titik rawan, termasuk di perbatasan Kabauw dan Kailolo,” ujar Kabid Humas Polda Maluku. 

Polda Maluku bersama TNI, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan tokoh agama terus mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk menahan diri, tidak terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar, serta mempercayakan penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum.

BACA JUGA:  Kabut Asap Selimuti Ambon, Dishut Ungkap Dugaan Asap Kiriman dari Papua hingga Seram

“Penanganan kasus akan dilakukan secara menyeluruh dan transparan, dengan menjunjung tinggi asas keadilan dan prinsip praduga tak bersalah,” ucapnya.

Polda Maluku mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjunjung nilai-nilai persaudaraan dan menjaga kedamaian yang telah menjadi identitas bersama sebagai warga Maluku. (M-009)

  • Editor: Daton
Halaman 2 dari 2
Scroll to Top