Hari Kanker Sedunia 2022 – Menjembatani Kesenjangan Perawatan Kanker

Hari Kanker Sedunia 2022
  • Diskriminasi gender ketiga

Gender ketiga di Indonesia memang belum terdengar santer. Sebagian besar masih bersembunyi dari pandangan masyarakat, namun bukan berarti mereka tidak ada. Di seluruh dunia, kaum lesbian, gay, biseksual, transgender, queer dan interseks (LGBTQI) alias gender ketiga menghadapi permusuhan dan diskriminasi oleh masyarakat. Belum lagi jika mereka berhadapan dengan praktisi kesehatan yang abai dengan keberadaan mereka sehingga terkesan prasangka dan sangsi. Diskriminasi tersebut menimbulkan kerugian waktu dan akses perawatan pada gender ketiga, serta mengarahkan pada perilaku beresiko yang meningkatkan kejadian kanker. Hal ini merupakan respon yang wajar ketika seseorang merasakan penolakan, maka ia cenderung mencoba menyelesaikan permasalahannya sendiri, padahal caranya belum tentu benar.

BACA JUGA:  Kemenkes dan WHO Teken Grant Agreement 2026–2027, Perkuat Ketahanan Sistem Kesehatan Nasional

Meninjau dari fakta-fakta tersebut, ternyata faktor penghambat akses pada pasien kanker cukup kompleks. Apa yang dapat kita lakukan? Sebarkan kepedulian dan kasih sayang Anda terutama pada pasien yang beresiko mengalami kesenjangan perawatan kanker. Mengamalkan tema tahun ini, jadilah jembatan untuk mengatasi kesenjangan dengan support dan cara-cara sederhana. Semudah menggalakkan screening di lingkungan keluarga dan memastikan jaminan kesehatan yang sesuai. Jangan lupa jaga gaya hidup yang sehat senantiasa ya. Selamat Hari Kanker Sedunia! (M-010)

BACA JUGA:  Hampir 10 Persen Anak Indonesia Alami Gejala Gangguan Mental, Kemenkes Perluas Skrining Kesehatan
Iklan

BERITA TERKINI

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top