Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD Badung I Made Tomy Martana Putra menyebutkan, peninjauan tersebut berawal dari keluhan para peselancar dan pengunjung Pantai Suluban yang merasa khawatir dengan pembangunan di atas tebing. Aspirasi tersebut kemudian ditindaklanjuti melalui koordinasi internal DPRD hingga dilakukan pengecekan lapangan.
Senada, Anggota Komisi I DPRD Badung Wayan Sugita Putra menegaskan bahwa Badung tetap menyambut investor, namun pengawasan akan terus dilakukan. Ia mengingatkan pentingnya koordinasi dengan pemerintah daerah sebelum memulai kegiatan pembangunan.
“Investasi sangat dibutuhkan, tetapi harus berjalan seiring dengan aturan dan menjaga keseimbangan lingkungan,” pungkasnya.*
- Editor: Daton









