Data KAI Daop 8 Surabaya mencatat, perjalanan wisatawan mancanegara didominasi keberangkatan dari Stasiun Surabaya Gubeng, Stasiun Surabaya Pasar Turi, dan Stasiun Malang. Adapun tujuan favorit meliputi Yogyakarta, Jakarta, Semarang, Bandung, hingga Banyuwangi, yang dikenal sebagai kota-kota dengan kekayaan wisata budaya, alam, dan ekonomi kreatif.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyebut tren tersebut sejalan dengan meningkatnya kesadaran wisatawan global terhadap penggunaan transportasi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
“Kereta api menawarkan perjalanan yang aman, nyaman, tepat waktu, serta memiliki emisi karbon yang lebih rendah dibandingkan moda transportasi darat lainnya. Bagi wisatawan mancanegara, perjalanan dengan kereta api menjadi bagian dari pengalaman menjelajah Indonesia secara berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, konektivitas antarkota yang terintegrasi melalui jaringan perkeretaapian nasional turut mendorong pergerakan wisata dan memperpanjang lama kunjungan wisatawan. Dampaknya, sektor perhotelan, kuliner, UMKM, hingga ekonomi kreatif di sekitar stasiun dan destinasi wisata ikut merasakan manfaatnya.









