logo-menitini

Warga Palang TPA Sente, Tagih Janji Penutupan Permanen per 31 Januari 2026

Akses masuk TPA telah dipalang bambu oleh warga.
Akses masuk TPA telah dipalang bambu oleh warga. (Foto: Istimewa)

Sementara itu, petugas DLHP yang berjaga di TPA Sente menyebutkan sejak 31 Januari 2026 tidak lagi ada pembuangan sampah residu dari TOSS ke TPA tersebut. Sampah residu yang sebelumnya diangkut setiap Rabu dan Sabtu kini dialihkan ke TOSS Center Gema Santi di Dusun Karangdadi, Desa Kusamba.

Pasca penutupan, kondisi lingkungan di sekitar TPA Sente terlihat lebih tertata. Tumpukan sampah dan bau menyengat tidak lagi ditemukan. Aktivitas pemulung yang sebelumnya kerap mengais sampah pun sudah tidak terlihat.

BACA JUGA:  KLH Hentikan Paksa Sumber Emisi di 8 Perusahaan Besar Jabodetabek

Sebaliknya, aktivitas justru meningkat di TOSS Center Gema Santi. Sejumlah kendaraan pengangkut sampah silih berganti datang untuk membuang sampah residu yang kini ditampung di lokasi tersebut.

Menanggapi kondisi itu, Pelaksana Tugas Kepala DLHP Klungkung, I Nyoman Sidang, mengatakan pihaknya akan mengoptimalkan alat dan kapasitas produksi mesin CTBL untuk mengolah sampah residu menjadi SRF (Solid Refuse Fuel). Upaya tersebut dilakukan agar pengelolaan sampah di Klungkung tetap berjalan meski TPA Sente telah ditutup.*

  • Editor: Daton
Iklan

BERITA TERKINI

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>