Ramai Omicron, Vaksin Booster Yuk?

Ilustrasi Vaksinasi
Ilustrasi Vaksinasi. (foto: pexels-gustavo-fring)

Mengapa demikian?

Mari meninjau dari tujuan awal vaksin. Tujuan dari vaksin adalah memperkenalkan virus pada tubuh sehingga memicu pembentukan kekebalan atau proteksi bagi tubuh manusia. Sayangnya, efek proteksinya dapat menurun seiring berjalannya waktu dan vaksin yang masuk ke dalam tubuh tidak dapat bermutasi seperti virus, sehingga bisa jadi Anda terkena infeksi dari virus yang sama namun varian berbeda. Singkatnya, vaksin booster menawarkan seseorang untuk mempertahankan imunitasnya lebih lama dan up to date. Selain itu kita tidak bisa menera sampai berapa lama imunitas kita akan terus bertahan tanpa dukungan dari vaksinasi dan gaya hidup yang sehat.

BACA JUGA:  Hampir 10 Persen Anak Indonesia Alami Gejala Gangguan Mental, Kemenkes Perluas Skrining Kesehatan

Booster apakah dosisnya hanya bersifat tambahan atau setengah?

Vaksin booster memiliki dosis yang sama dengan vaksin yang sebelumnya Anda dapatkan. Pada beberapa jenis yang memiliki efek samping sangat berat pada populasi khusus baru akan diadakan penyesuaian. Anda juga dapat memilih jenis vaksin yang sesuai dengan kebutuhan. Jadi tidak harus dari brand yang sama. Tentunya, lain brand, lain pula jarak yang dibutuhkan dari vaksin terakhir dan sasaran pesertanya. Akan ada beberapa regimen kombinasi yang dirilis melibatkan brand Astra Zeneca, Pfizer dan Moderna yang akan diberikan setengah dosis. Pemberian setengah dosis tentu tidak mengurangi fungsi utamanya yaitu memperkuat imunitas yang sebelumnya sudah kita dapatkan.

BACA JUGA:  Sahur Seimbang, Ini Panduan Ahli Gizi agar Tubuh Tetap Bertenaga Saat Puasa
Iklan

BERITA TERKINI

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top