Prabowo Terima Laporan Realisasi Stimulus Ekonomi Triwulan I 2026, Anggaran MBG Capai Rp60 Triliun

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan keterangan pers kepada awak media di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, pada Rabu, 11 Februari 2026. (Foto: BPMI Setpres/Kris)

JAKARTA,MENITINI.COM – Presiden Prabowo Subianto menerima laporan perkembangan pelaksanaan paket stimulus ekonomi pada triwulan pertama 2026 dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (11/2). Laporan tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Dalam pemaparannya, Airlangga menyebut realisasi anggaran untuk program MBG hingga kuartal pertama diperkirakan menembus Rp60 triliun.

“Dan ini tentu juga akan mendorong stimulasi perekonomian,” ujarnya.

Selain program MBG, pemerintah juga menggulirkan sejumlah insentif di sektor transportasi. Paket kebijakan tersebut telah diumumkan sehari sebelumnya, Selasa (10/2), di Stasiun Gambir, Jakarta.

Insentif yang diberikan meliputi diskon tarif kereta api sebesar 30 persen, angkutan laut 30 persen, jasa penyeberangan gratis atau diskon 100 persen, serta potongan harga tiket pesawat sebesar 17–18 persen.

BACA JUGA:  Pelindo Lepas Ekspor Produk UMK Binaan Senilai Rp238 Juta ke Brunei Darussalam

“Kemudian terkait dengan pesawat yang 17-18 persen, yang tahun lalu sekitar 11 persen. Kemudian diskon tarif tol. Estimasi anggarannya secara keseluruhan adalah Rp911,16 miliar di mana APBNnya Rp639,86 miliar dan non-APBN Rp271,5 miliar,” jelasnya.

Di bidang perlindungan sosial, pemerintah juga menyiapkan bantuan pangan bagi keluarga penerima manfaat (KPM). Bantuan tersebut berupa 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng yang akan disalurkan kepada 35,04 juta keluarga penerima manfaat atau kelompok desil 1–4.

BACA JUGA:  Badung Jadi Tuan Rumah Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi”, Libatkan 131 Pelaku Usaha Lokal

“Terdiri dari 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng untuk 35,04 juta keluarga penerima manfaat atau desil 1-4 dengan anggaran Rp11,92 triliun. Nah ini pemda dan instansi terkait diharapkan untuk bisa menjaga kelancaran logistik,” kata Menko Airlangga.

Halaman 1 dari 2
Scroll to Top