BOGOR, MENITINI.COM – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo melepas ekspor produk usaha mikro dan kecil (UMK) binaannya, PT Alam Scientia Asia, ke Brunei Darussalam senilai Rp238 juta. Pengiriman tersebut menggunakan satu kontainer berukuran 20 kaki dan menjadi bagian dari upaya Pelindo memperluas akses pasar internasional bagi UMK Indonesia.
Ekspor yang dilepas pada Rabu (14/10/2026) itu mencakup sejumlah produk, yakni black garlic, moringa, jahe merah, granola, dan jus noni. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Gedor Ekspor (Gerakan Dorong Ekspor), salah satu program prioritas Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pelindo dalam pengembangan usaha mikro dan kecil.
Group Head Keberlanjutan Korporasi Pelindo, Usman Saroni, mengatakan keberhasilan menembus pasar Brunei Darussalam menunjukkan adanya peluang bagi produk UMK Indonesia untuk bersaing di pasar internasional.
Menurutnya, tantangan pengembangan usaha tidak hanya terletak pada keberhasilan melakukan ekspor pertama, tetapi juga pada kemampuan menjaga kualitas produk, kontinuitas pasokan, dan kepercayaan konsumen.
“Keberhasilan ini menunjukkan bahwa UMK binaan Pelindo memiliki peluang untuk berkembang lebih jauh dan bersaing di pasar internasional. Tantangannya tidak berhenti pada keberhasilan melakukan ekspor pertama, tetapi bagaimana menjaga kualitas, kontinuitas produk, dan kepercayaan pasar agar usaha dapat terus tumbuh secara berkelanjutan,” ujar Usman.
Ia berharap keberhasilan PT Alam Scientia Asia dapat memotivasi UMK binaan lainnya untuk meningkatkan kapasitas usaha, menjaga kualitas produk, serta memperluas jangkauan pemasaran.

