logo-menitini

Polri Temukan Keterlibatan Pihak Baru dalam Kasus Pemalsuan Sertifikat di Tangerang

Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Djuhandani Rahardjo Puro
Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Djuhandani Rahardjo Puro. (Foto: Humas Polri)

JAKARTA,MENITINI.COM-Dittipdium Bareskrim Polri mengungkap adanya pihak lain yang terlibat dalam kasus pemalsuan surat untuk penerbitan 260 sertifikat hak milik (SHM) dan sertifikat hak guna bangunan (SHGB) di wilayah Pagar Laut, Tangerang. Kepolisian pun berencana segera menetapkan tersangka baru dalam perkara ini.

Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Djuhandani Rahardjo Puro, menyatakan bahwa pihaknya masih mengumpulkan berbagai temuan sebelum mengumumkan identitas calon tersangka tambahan.

BACA JUGA:  Awal Tahun, Ribuan Personel Polda Bali Naik Pangkat: Kapolda Tekankan Tanggung Jawab Baru

“Penyidik masih mengumpulkan temuan-temuan terkait kasus tersebut,” ujar Djuhandani, Senin (3/3/2025) seperti dikutip dari laman Humas Polri.

Dalam proses penyidikan, Polri juga terus berkoordinasi dengan pihak Kejaksaan meski terdapat perbedaan pandangan terkait hasil penyelidikan. Koordinasi ini terutama berkaitan dengan pemberkasan perkara empat tersangka yang telah ditetapkan sebelumnya.

Keempat tersangka yang telah diamankan antara lain Kepala Desa (Kades) Kohod, Arsin; Sekretaris Desa (Sekdes) Kohod, Ujang Karta; serta dua penerima kuasa berinisial SP dan CE. Mereka ditetapkan sebagai tersangka setelah gelar perkara pada Selasa, 18 Februari 2025.

BACA JUGA:  Kejati Riau Paparkan Capaian Kinerja 2025, Selamatkan Puluhan Miliar Rupiah Uang Negara

Polri memastikan akan terus mengusut tuntas kasus ini hingga semua pihak yang terlibat dalam praktik pemalsuan sertifikat tanah dapat dimintai pertanggungjawaban secara hukum.

  • Editor: Daton
Iklan

BERITA TERKINI

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>