BADUNG,MENITINI.COM – Lonjakan sampah kiriman kembali melanda kawasan pesisir Kabupaten Badung dan mencapai titik tertinggi sejak awal musimnya pada November lalu. Tumpukan limbah laut menutupi sejumlah pantai wisata, terutama di sepanjang Pantai Kuta hingga Pantai Jerman, sehingga memicu respons cepat dari pemerintah daerah.
Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (LHK) Kabupaten Badung langsung menggelar operasi pembersihan terpadu dengan skala besar. Ratusan petugas kebersihan diturunkan untuk mengantisipasi dampak lingkungan sekaligus menjaga citra pariwisata Bali yang tengah memasuki periode kunjungan wisatawan.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas LHK Badung, Dr. Ir. Made Rai Warastuthi, ST, M.Si, mengatakan volume sampah yang mendarat kali ini jauh lebih besar dibandingkan hari-hari sebelumnya. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh fenomena alam, khususnya fase bulan mati atau Tilem yang memicu pasang air laut lebih tinggi dari biasanya.
“Arus laut saat pasang membawa sampah dari perairan lepas dan menumpuk di garis pantai. Ini merupakan puncak dari musim sampah kiriman tahun ini,” jelasnya.









