Selain rumah sakit, Diskes Gianyar juga memperkuat kesiapsiagaan di tingkat layanan kesehatan dasar. Edukasi dan peningkatan kapasitas tenaga kesehatan di puskesmas terus dilakukan untuk mendukung deteksi dini terhadap pasien dengan gejala yang mengarah pada virus Nipah.
Menurut Ariyuni, rumah sakit milik Pemkab Gianyar seperti RSUD Sanjiwani dan RSUD Payangan, serta sejumlah rumah sakit umum lainnya, telah disiapkan untuk menerima rujukan pasien penyakit menular, termasuk yang memiliki gejala gangguan pernapasan.
Masyarakat pun diimbau untuk segera memeriksakan diri ke puskesmas terdekat apabila mengalami gejala seperti demam, gangguan pernapasan, atau keluhan lain yang tidak biasa. Jika kondisi pasien memburuk, puskesmas akan melakukan rujukan ke rumah sakit.
“Kalau mengonsumsi buah, terutama buah yang terlihat ada bekas gigitan atau sisa dimakan kelelawar atau binatang lain, sebaiknya dihindari. Untuk buah lainnya, wajib dicuci bersih sebelum dikonsumsi,” tegasnya.
Ariyuni menambahkan, fasilitas ruang isolasi dan kesiapan tenaga medis tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi penanganan virus Nipah. Sarana tersebut telah disiapkan sejak pandemi COVID-19 dan kini menjadi standar pelayanan wajib di seluruh rumah sakit.









