Kemenkes mencatat sebagian besar pasien influenza mengalami gejala ringan hingga sedang dan dapat pulih tanpa perawatan khusus. Sementara itu, kasus berat umumnya terjadi pada kelompok rentan, seperti lansia dan individu dengan penyakit penyerta.
Terkait laporan kematian, dr. Prima menjelaskan bahwa kondisi tersebut umumnya dipengaruhi oleh penyakit komorbid yang sudah ada sebelumnya. Infeksi influenza dapat menjadi pemicu yang memperburuk kondisi kesehatan pasien yang tidak stabil.
“Influenza tidak selalu menjadi penyebab kematian utama, tetapi dapat menjadi pencetus yang memperburuk kondisi kesehatan yang sudah tidak stabil, terutama pada pasien lansia dengan komorbid,” jelasnya.
Saat ini, Kemenkes terus memperkuat surveilans influenza melalui pemantauan di fasilitas kesehatan, rumah sakit, hingga pintu masuk negara. Langkah tersebut mencakup pemeriksaan laboratorium serta analisis genom virus guna memastikan tidak terjadi perubahan signifikan pada karakter virus.









