Kejaksaan Agung Kawal Proyek Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih Senilai Rp2,2 Triliun di 29 Provinsi

Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM-Intel) Reda Manthovani memimpin penandatanganan Pakta Integritas kegiatan Pengamanan Pembangunan Strategis (PPS) untuk proyek Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Tahun 2025, di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (29/10/2025).
Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM-Intel) Reda Manthovani memimpin penandatanganan Pakta Integritas kegiatan Pengamanan Pembangunan Strategis (PPS) untuk proyek Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Tahun 2025, di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (29/10/2025). (Foto: Puspenkumm)

“Pengamanan Pembangunan Strategis tidak melegalkan pelanggaran hukum. Integritas adalah harga mati, dan segala bentuk intervensi yang mengarah pada penyimpangan harus dihindari,” tegas Reda.

Sementara itu, Direktur IV pada JAM-Intel, Setiawan Budi Cahyono, menyampaikan bahwa rapat pendahuluan ini menjadi ajang koordinasi awal untuk memastikan pelaksanaan PPS berjalan sesuai mekanisme. Selain itu, turut dilakukan penandatanganan pakta integritas sebagai komitmen menjaga akuntabilitas, serta penyampaian potensi Ancaman, Gangguan, Hambatan, dan Tantangan (AGHT) yang mungkin timbul selama proyek berjalan.

BACA JUGA:  KY Buka Akses Publik Awasi Seleksi Hakim Agung dan Ad Hoc, Tekankan Sistem Tanpa Identitas

Beberapa potensi AGHT yang diidentifikasi antara lain intervensi dalam proses penunjukan penyedia, tekanan terhadap verifikator untuk meloloskan calon penerima atau calon lokasi yang tidak memenuhi syarat, serta potensi laporan pengaduan masyarakat kepada aparat penegak hukum terkait pelaksanaan proyek.

Reda juga mengingatkan seluruh pihak terkait — termasuk penyedia, kontraktor pelaksana, dan konsultan pengawas — agar menjalankan tugas secara profesional dan menjauhi praktik kolusi, korupsi, dan nepotisme (KKN).

“Semua pihak harus memastikan proyek berjalan bersih, transparan, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat nelayan,” tutup JAM-Intel.*

  • Editor: Daton
BACA JUGA:  Presiden Prabowo Blusukan ke Permukiman Kramat, Warga Haru Sampaikan Harapan
Iklan

BERITA TERKINI

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima penghargaan kehormatan tertinggi dari Pemerintah Republik Korea, The Grand Order of Mugunghwa, yang dianugerahkan langsung oleh Presiden Republik Korea Lee Jae Myung, dalam sebuah Friendship Event yang berlangsung di Garden of Sangchungjae, Istana Kepresidenan Republik Korea, pada Rabu, 1 April 2026.

Prabowo Terima Penghargaan Tertinggi Korea Selatan

SEOUL,MENITINI.COM – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima penghargaan kehormatan tertinggi dari Pemerintah Republik Korea, The Grand Order of Mugunghwa, dalam sebuah acara persahabatan di

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top