Hasil Survei, Kepercayaan Masyarakat kepada Polri Meningkat

Logo Polri
Logo Polri

JAKARTA,MENITINI.COM-Berdasarkan hasil survei Charta Politika pada Desember 2022, kepercayaan masyarakat terhadap institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) semakin meningkat.

Dalam survei tersebut, tingkat kepercayaan lembaga tinggi negara, Polri mendapatkan angka 62,4%. Angka ini merupakan gabungan dari 5,8% responden yang sangat percaya terhadap Polri, dan 56,6% responden yang percaya kepada Polri.

Melansir laman humas.polri.go.id, Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya mengatakan, pada September 2022, kepercayaan publik ke Polri di angka 56%. Di bulan Oktober menjadi 57% dan di bulan ini mengalami peningkatan menjadi 62,4%.

BACA JUGA:  Kejagung Periksa Dua Saksi terkait Dugaan Korupsi Pertambangan PT PMM

Momen kenaikan kepercayaan masyarakat kepada Polri, kata Yunarto dipengaruhi oleh berbagai hal, diantaranya ketika Presiden Joko Widodo memanggil para pejabat Polri ke Istana dengan melarang membawa HP dan tongkat, serta kebijakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terkait pelat RF.

“Proses upaya pengembalian citra, ada beberapa yang dicoba, beberapa misalnya ada pelat RFS yang menjadi pusat perhatian. Selama ini kita tahu sering sekali pelat RF ini terlihat di jalanan menerobos aturan merasa kebal hukum,” kata Yunarto dalam keterangan, Kamis (22/12/2022) seperti dikutip dari laman Humas Polri.

BACA JUGA:  Korupsi Pengadaan Motor Listrik BGN, Lima Tersangka Diserahkan ke Penuntut Umum

Menurut Yunarto, penghilangan tilang manual dengan Polri berfokus kepada penggunaan e-TLE, serta kesadaran untuk memperbaiki institusi agar lebih baik lagi, mempengaruhi meningkatnya kepercayaan masyarakat kepada Polri. Dalam survei juga ada responden yang tidak percaya sebesar 31,1%, tidak percaya 4,2%, dan tidak tahu atau tidak jawab 2,4%.

Halaman 1 dari 2
Scroll to Top