Hangatnya Sambutan Diaspora Indonesia untuk Presiden Prabowo di Bangkok

Suasana hangat penuh antusiasme menyambut kedatangan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di hotel tempatnya bermalam di Bangkok, Thailand, pada Sabtu malam, 17 Mei 2025. (Foto: BPMI Setpres)

BANGKOK,MENITINI.COM-Suasana penuh kehangatan dan antusiasme menyambut kedatangan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di hotel tempatnya bermalam di Bangkok, Thailand, Sabtu malam (17/5/2025).

Kehadiran Presiden Prabowo disambut meriah oleh ratusan diaspora Indonesia yang telah lama menanti momen istimewa tersebut.

Di antara sorak sorai dan senyum bahagia, dua anak Indonesia yang mengenakan pakaian adat Nusa Tenggara Timur (NTT), Yusuf dan Fairuz, secara simbolis menyerahkan karangan bunga kepada Presiden sebagai bentuk penghormatan dan kebanggaan.

“Aku sih senang banget, terus agak deg-degan juga. Deg-degan banget,” ujar Yusuf polos, sambil berharap agar Presiden selalu diberi kesehatan dan umur panjang.

BACA JUGA:  Prabowo Tegaskan Hilirisasi Berlanjut, Ekspor Perdana Baterai Kendaraan Listrik Jadi Bukti

Masyarakat Indonesia yang tinggal di Thailand—mulai dari pelajar, pekerja migran, hingga pelaku usaha—berdesakan di sepanjang pintu masuk hotel demi menyapa langsung pemimpin baru mereka. Di antara kerumunan, tampak sejumlah mahasiswa Indonesia seperti Viny, Dika, dan Adam, yang mengaku sangat antusias.

“Ini pertama kalinya kami bertemu langsung dengan Presiden. Rasanya luar biasa sebagai diaspora, apalagi bisa melihat beliau dari dekat,” ungkap Viny.

BACA JUGA:  Dilantik jadi Menlu, Arrmanatha Nasir Punya Harta Rp16,27 Miliar

Intan, seorang pekerja Indonesia di Bangkok, juga tak bisa menyembunyikan rasa bangganya. “Senang sekali, Bapak Presiden mau menyempatkan waktu bertemu kami para diaspora. Harapannya semoga beliau selalu diberi semangat dan kekuatan untuk memimpin bangsa,” tuturnya.

Kesan positif juga disampaikan oleh Hardy Chandra, pelaku usaha diaspora. Ia menilai kunjungan Presiden Prabowo sangat strategis dalam memperkuat hubungan bilateral, terutama di bidang ekonomi.

Halaman 1 dari 2
Scroll to Top