Gempa Banjir Lahar Gunung Semeru Terekam Hampir 4 Jam, Warga Diminta Waspada

Aktivitas banjir lahar hujan di Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, tercatat berlangsung hampir empat jam akibat hujan deras yang mengguyur kawasan gunung tersebut, Kamis (26/2/2026) dini hari.
Aktivitas banjir lahar hujan di Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, tercatat berlangsung hampir empat jam akibat hujan deras yang mengguyur kawasan gunung tersebut, Kamis (26/2/2026) dini hari. (Foto: PVMBG)

PVMBG juga melarang aktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah karena berisiko terkena lontaran material pijar.

Selain itu, masyarakat diminta mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, serta aliran lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu dari puncak, termasuk Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, Besuk Sat, serta anak sungai lainnya.

BPBD Pastikan Kondisi Masih Aman

Sementara itu, BPBD Lumajang memastikan banjir lahar yang terjadi tidak berdampak langsung pada permukiman warga.

BACA JUGA:  Bawa 3 Kg Hasis dari Thailand, Tiga WNA Rusia Segera Disidang

Kepala Pelaksana BPBD Lumajang, Isnugroho, mengatakan aliran lahar terjadi pada malam hari dan masih dalam batas aman.

“Debit air sungai memang meningkat, namun tidak meluber ke permukiman. Aktivitas masyarakat masih berjalan normal,” ujarnya.

Meski demikian, pihaknya mengimbau warga, khususnya di sekitar aliran sungai seperti Sungai Regoyo dan Dusun Sumberlangsep, untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas di sekitar aliran sungai.

BACA JUGA:  Kemnaker Latih 1.041 Penyandang Disabilitas, Sebagian Besar Sudah Bekerja dan Berwirausaha

BPBD juga terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Semeru guna mengantisipasi potensi bahaya lanjutan.*

  • Editor: Daton
Halaman 2 dari 2
Scroll to Top