PVMBG juga melarang aktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah karena berisiko terkena lontaran material pijar.
Selain itu, masyarakat diminta mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, serta aliran lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu dari puncak, termasuk Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, Besuk Sat, serta anak sungai lainnya.
BPBD Pastikan Kondisi Masih Aman
Sementara itu, BPBD Lumajang memastikan banjir lahar yang terjadi tidak berdampak langsung pada permukiman warga.
Kepala Pelaksana BPBD Lumajang, Isnugroho, mengatakan aliran lahar terjadi pada malam hari dan masih dalam batas aman.
“Debit air sungai memang meningkat, namun tidak meluber ke permukiman. Aktivitas masyarakat masih berjalan normal,” ujarnya.
Meski demikian, pihaknya mengimbau warga, khususnya di sekitar aliran sungai seperti Sungai Regoyo dan Dusun Sumberlangsep, untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas di sekitar aliran sungai.
BPBD juga terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Semeru guna mengantisipasi potensi bahaya lanjutan.*
- Editor: Daton

