JAKARTA,MENITINI.COM – Sejumlah penggemar K-pop Indonesia melayangkan kritik keras kepada Hana Bank. Tak main-main, sebanyak 12 basis penggemar K-pop mengirimkan surat terbuka langsung ke kantor pusat Hana Bank di Seoul, Korea Selatan, menyoroti pendanaan proyek nikel yang masih ditenagai pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batu bara di Pulau Obi, Indonesia.
Aksi tersebut diumumkan pada 5 Februari 2026 dan langsung menarik perhatian publik, mengingat Hana Bank selama ini identik dengan dunia hiburan Korea. Bank asal Korea Selatan itu diketahui menggandeng sejumlah bintang K-pop papan atas seperti G-Dragon dan An Yu-jin sebagai brand ambassador.
Melalui kampanye yang digagas KPOP4PLANET, para penggemar menilai langkah Hana Bank bertolak belakang dengan citra ramah lingkungan yang kerap digaungkan industri hiburan K-pop. Mereka juga menyinggung komitmen Hana Financial Group pada 2021 yang menyatakan akan menghentikan pembiayaan proyek PLTU batu bara, baik di dalam maupun luar negeri.
Dalam surat yang dikirimkan pada 2 Februari 2026 kepada Ketua Hana Financial Group, Ham Young-Joo, para penggemar mengecam dukungan finansial Hana Bank kepada Grup Harita. Perusahaan tersebut masih mengandalkan PLTU batu bara dalam operasional industri nikel di Pulau Obi.









