Minggu, 26 Mei, 2024

Wayan Koster bersama Giri Prasta. (Foto: M-003)

BADUNG,MENITINI.COM – Teka-teki siapa nama calon yang diusulkan oleh DPC PDIP Badung untuk Pilgub Bali akhirnya terjawab.

Hal itu terjadi setelah Wayan Koster selaku Ketua DPD PDIP Bali melakukan rapat konsolidasi di bersama DPC PDIP Badung, Minggu (28/4/2024) sore.

“Di Badung satu paket (Pilgub) bapak Wayan Koster – Giri Prasta,” kata Nyoman Giri Prasta usai rapat yang dihadiri langsung oleh Koster.

Wayan Koster saat ditanya kehadiran ke DPC PDIP Badung dalam upaya meminang Giri Prasta sebagai bakal calon wakil?

“Bukan meminang, acara konsolidasi,” tegasnya seraya usulan itu menyampaikan bahwa itu dikembalikan ke DPD PDI Perjuangan, dan juga hak prerogatif dari Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri.

BACA JUGA:  Giri Prasta Tebar Baliho tak Bercorak PDIP, Peluang Kantongi Rekomendasi Tetap Pada Koster

Ini acara akan berlangsung di seluruh bali. “Tadi disampaikan dukungan (Koster – Giri,red) terima kasih,” ujar Gubernur Bali periode 2028-2024 itu.

Sementara itu, terkait Bima Nata yang merupakan putra Giri Prasta, saat ini masih merupakan tahap penjaringan. Setelah mendaftar semua akan dilakukan proses, kemudian disurvey. Hasilnya bakal diserahkan ke DPD dan kemudian diputuskan oleh DPP PDI Perjuangan

Pihaknya juga menyampaikan terima kasih atas usulan dan aspirasi DPC PDI Perjuangan se-Kabupaten Badung. “Terima kasih aspirasi seluruh kader Badung. Solid dan kompak ini keputusan DPC PDI Perjuangan Badung,” kata Giri Prasta.

Dikatakan, Pilkada Badung masih menunggu rekomendasi turun dari Ketum PDI Perjuangan Megawati. “Survey, kemudian elektabilitas didahulukan. Yang masuk survey, itu menjadi referensi partai,” jelasnya.

BACA JUGA:  PDIP Segera Keluarkan Surat Tugas kepada Kader Maju Pilkada, Bukan Rekomendasi

Disinggung terkait Sekda Badung Adi Arnawa yang santer disebut-sebut sebagai bakal calon, Giri Prasta mengatakan bahwa Adi Arnawa calon dari non kader. “Non kader namanya. Nanti Made Sutama juga mendaftar,” bebernya.

Giri Prasta juga menambahkan, DPD PDI Perjuangan melakukan anjangsana keliling Bali untuk menyerap keputusan dan aspirasi. Kendati demikian, keputusan tetap di DPP. “Wajib menunggu dari DPP Partai,” tegas Giri Prasta.

Disinggung terkait nama dirinya santer sebagai bakal calon Gubernur Bali oleh beberapa kelompok masyarakat, Giri Prasta seolah menolak. “Kita punya etika dengan Baik,” tandasnya.

Sementara itu, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung, Putu Parwata menegaskan, konsolidasi ini untuk satu garis komando. “Tidak boleh terpecah belah di dalam. Menjalankan marwah partai dan marwah dari masyarakat,”tandasnya. (M-003)

  • Editor: Daton
BACA JUGA:  dr. Caput Kembalikan Formulir Balon Bupati, Diiringi Penampilan Megoak-goakan dan Rebana

TERKAIT