logo-menitini

Deretan Event ITDC Sepanjang 2025 Dorong Ekonomi Daerah dan Daya Saing Destinasi

event ITDC
Salah satu Event ITDC yang digelar pada tahun 2025. (Foto: Istimewa)

Kontribusi ekonomi terbesar tercatat dari penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 di The Mandalika, Lombok Tengah. Ajang balap motor kelas dunia tersebut dihadiri 140.324 penonton, meningkat 15,7 persen dibanding tahun sebelumnya.

Selama gelaran MotoGP, tingkat hunian hotel di kawasan The Mandalika mencapai 100 persen, sementara okupansi hotel di Kota Mataram berada di kisaran 90 persen. Event ini juga menciptakan multiplier effect ekonomi nasional sebesar Rp4,96 triliun.

Tak kurang dari 3.000 tenaga kerja lokal terlibat, dengan 67 persen di antaranya berasal dari Kabupaten Lombok Tengah. Selain itu, lebih dari 600 UMKM di sekitar kawasan turut bergerak, ditambah 202 UMKM kuliner dan kerajinan yang terlibat langsung dalam rangkaian acara. Dari sisi transportasi, MotoGP Mandalika juga memicu penambahan 44 penerbangan ekstra menuju Nusa Tenggara Barat.

BACA JUGA:  Presiden Tinjau Hilirisasi Pertanian di Karawang, Dorong Nilai Tambah Produk Lokal

Di Nusa Tenggara Timur, International Golo Mori Jazz 2025 memperkuat posisi The Golo Mori sebagai destinasi premium berkelas internasional. Kajian mencatat rata-rata pengeluaran pengunjung mencapai Rp2,9 juta per orang per hari, didominasi wisatawan luar daerah. Lebih dari 80 persen tenaga kerja yang terlibat berasal dari masyarakat setempat, dengan puluhan UMKM ikut menikmati dampaknya.

Sementara itu, Golo Mori Sunset Run 2025 diikuti 1.282 peserta, melampaui target awal. Sebanyak 85,7 persen peserta menyatakan keinginan untuk kembali berkunjung. Dengan investasi Rp259 juta, event ini menghasilkan dampak ekonomi Rp447 juta atau rasio multiplier effect sebesar 2,1.

BACA JUGA:  Kontribusi Polri Dongkrak Produksi, DPR Nilai Swasembada Jagung Capai Target Lebih Cepat

Di Bali, The Nusa Dua Festival 2025 turut menggerakkan sektor ekonomi kreatif dan UMKM. Event ini mendorong peningkatan pendapatan tenant, pelaku seni, dan industri kreatif, sekaligus menggerakkan sektor akomodasi, transportasi, dan kuliner yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian Bali.

Iklan

BERITA TERKINI

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>