Di sisi lain, Denfest 2025 tetap melibatkan sebanyak 174 pelaku UMKM yang telah lolos proses seleksi dan kurasi. Mereka terdiri dari pelaku usaha kuliner, kopi, kriya, fesyen, kerajinan, industri logam, hingga produk agro. Seluruh UMKM tersebut akan tersebar di tiga zona kegiatan di kawasan Catur Muka.
Zona Lapangan Puputan dan Wantilan Museum Bali akan menjadi pusat acara pembukaan, panggung musik dan budaya, serta UMKM kuliner kekinian. Zona Patung Catur Muka dan Jalan Gajah Mada Barat difokuskan untuk kuliner heritage, kopi, serta kegiatan fashion show dan cosplay parade. Sementara Zona Jalan Veteran diperuntukkan bagi UMKM fesyen, kriya, dan agro.
Arya Wibawa menegaskan, Denpasar Festival merupakan ruang publik yang mencerminkan komitmen bersama untuk menjaga keseimbangan antara pelestarian budaya, pengembangan ekonomi kreatif, dan kepedulian terhadap lingkungan di tengah dinamika modernisasi.*
- Editor: Daton









