“KBRI harus aktif memantau perkembangan situasi dan memastikan tidak ada WNI yang berada di sekitar titik-titik demonstrasi. Kondisinya sangat berbahaya,” ujar politisi Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut.
Legislator dari Daerah Pemilihan Jawa Barat XII ini juga mendorong pemerintah menyiapkan rencana kontinjensi, termasuk opsi evakuasi jika kondisi keamanan terus memburuk. Menurutnya, langkah antisipatif penting untuk meminimalkan potensi risiko terhadap WNI.
“Negara tidak boleh menunggu situasi memburuk. Kehadiran dan kesiapsiagaan negara sangat dibutuhkan untuk melindungi warganya di luar negeri,” tambahnya.
Oleh Soleh menegaskan, Komisi I DPR RI akan terus memantau perkembangan situasi di Iran dan mendorong koordinasi lintas kementerian guna menjamin keselamatan seluruh WNI.
Sebagai informasi, aksi unjuk rasa di Iran dipicu oleh krisis ekonomi dan inflasi mata uang rial yang kian memburuk. Dalam perkembangannya, demonstrasi tersebut meluas ke berbagai wilayah dan berubah menjadi gerakan politik dengan tuntutan pengakhiran pemerintahan ulama.*
- Editor: Daton









