Chelsea Olivia Rapihkan Gingsul, Apa Saja Opsi Perawatan Ortodonti?

Opsi Perawatan Ortodonti - pexels
Opsi Perawatan Ortodonti - pexels

DENPASAR, MENITINI.COM – Gigi gingsul dan berantakan umumnya sangat mengganggu. Tidak luput juga bagi Chelsea Olivia. Artis cantik yang terkenal dengan gigi gingsulnya ini merubah stigma gingsul sebagai pemanis. Sayangnya, setelah sekian lama, ia memutuskan untuk menjalani perawatan ortodonti dan menghilangkan gingsulnya untuk alasan kesehatan. Metode yang ia pilih bukan menggunakan kawat gigi, namun aligner. Apa itu? Dan apa saja sih metode merapikan gigi saat ini? Sebelumnya mari kita simak mengapa orang memerlukan perawatan ortodonti.

Alasan Perawatan Ortodonti

Ortodontis, adalah spesialis dokter gigi yang mengkhususkan diri dalam penyelarasan gigi dan rahang. Tidak hanya urusan estetik saja, penyelarasan ini diperlukan untuk alasan kesehatan juga seperti gigi yang berdesakan atau masalah gigitan. Cara paling sederhana adalah memasangkan kawat gigi. Kawat gigi tersusun atas kawat khusus, braket, jangkar dan karet untuk menahan dan merubah posisi gigi. Orang dengan perawatan ortodonti biasanya mengunjungi dokter gigi setiap beberapa bulan untuk menyesuaikan tekanan alat. Ketika perawatan selesai, mereka wajib menggunakan retainer dalam periode waktu tertentu untuk menjaga gigi agar tidak bergeser kembali ke posisi semula.

Jenis Perawatan Ortodonti

Ketika Anda memikirkan perawatan ortodonti, pasti kawat gigi tradisional yang pertama terbesit. Seiring dengan perkembangan zaman dan kebutuhan estetika,  ada banyak bahan dan pilihan lain untuk merapikan gigi. Apa saja sih?

BACA JUGA:  Pemda dan BPOM Pastikan Obat dan Makanan Beredar Aman dan Sehat

Logam

Kawat gigi logam terbuat dari bahan yang kuat dan ringan, termasuk titanium dan campurannya. Bahan ini tidak berkarat atau memicu detektor logam. Kawat gigi logam adalah jenis yang paling umum, dan merupakan pilihan yang paling murah. Satu kelemahannya adalah jenis ini paling terlihat di gigi Anda. Dengan kawat gigi logam, ortodontis merekatkan braket logam ke gigi, dan kemudian kawat logam menghubungkan braket satu sama lain. Serunya, karet penahan tersedia dalam berbagai warna, jadi Anda tidak bosan selama menjalani perawatan.

Keramik

Kawat gigi keramik mirip dengan kawat gigi logam dalam penampilan dan fungsinya. Perbedaan utama adalah bahwa braket berwarna gigi atau bening untuk membantu mereka menyatu dengan warna gigi Anda. Kawat gigi keramik kurang terlihat dibandingkan kawat gigi logam. Namun, harganya lebih mahal, dan makanan dan minuman tertentu dapat menodainya seiring waktu. Selain itu, mereka tidak mengikat gigi dengan baik seperti logam, jadi Anda mungkin perlu lebih banyak perbaikan selama perawatan. Resiko lepas dan terpengaruh suhu makanan juga lebih tinggi.

Lingual

Kawat gigi lingual menggunakan bahan yang sama dengan kawat gigi logam. Yang membedakannya adalah penempatannya pada bagian dalam gigi atau sisi lingual. Manfaat nyata dari kawat gigi lingual adalah tidak terlihat dari luar. Sayangnya, pemasangan dan perawatannya juga lebih ekstra. Artinya, pekerjaan dokter gigi Anda akan sedikit lebih rumit, sehingga penyesuaian bisa memakan waktu lebih lama dan lebih mahal. Namun, tidak semua orang adalah kandidat yang baik untuk kawat gigi lingual. Misalnya, gigitan Anda mungkin membuatnya tidak praktis dalam beberapa kasus atau ada banyak gigi yang bertabrakan gigitan dengan posisi kawat.

BACA JUGA:  Sudah Bebas Kanker, Kenali Istilah Remisi!

Self-ligating

Kawat gigi self-ligating terlihat seperti kawat gigi logam tradisional, kecuali absennya karet penahan. Tiap braketnya dilengkapi dengan pintu pegas untuk menahan kawat. Karena ada dudukan kawat, penyesuaian ortodontis menjadi sedikit lebih cepat. Kini sudah tersedia braket varian yang bening juga. Satu studi menemukan bahwa mereka yang menggunakan kawat gigi self-ligating merasa lebih nyaman daripada mereka yang menggunakan kawat gigi konvensional, tetapi perbedaan kecepatannya tidak signifikan.

Clear Aligner

Clear aligner meluruskan gigi dengan retainer yang bening dan dapat dilepas. Cara kerjanya dengan memakai nampan bening yang menahan dan menggeser posisi gigi Anda. Selama perawatan, Anda akan mengganti dengan yang baru. Setiap nampan baru memiliki ukuran yang sedikit berbeda sampai gigi Anda pindah ke posisi yang diinginkan. Anda berpotensi mengganti nampan lebih sering daripada penyesuaian kawat gigi konvensional, sesering setiap 2-3 minggu. Meskipun nyaman, karena penggunaan teknologi yang kompleks, jenis ini adalah yang termahal. Sayangnya clear aligner hanya untuk kasus sederhana yang tidak melibatkan rahang atau kondisi serius pada anak.

BACA JUGA:  RSU Bhakti Rahayu Adakan Sosialisasi Program Go to Banjar di Desa Dangin Puri

Pilih yang mana?

Sebelum Anda memasang kawat gigi, evaluasi gigi awal sangat diperlukan. Hal ini penting untuk merencanakan lama perawatan dan pemilihan jenis perawatan yang sesuai. Kadang kala, Anda perlu melakukan foto rontgen gigi panoramik untuk menilai kebutuhan Anda. Selanjutnya, ortodontis dapat mula mencetak gigi Anda sebagai panduan.

Ada banyak jenis kawat gigi. Semua metode bekerja dengan menyesuaikan alat secara perlahan dari waktu ke waktu untuk mengubah gigi ke posisi yang lebih lurus. Memasang kawat gigi tidak menyakitkan, tetapi gigi Anda mungkin akan terasa sakit beberapa saat setelahnya dan setelah setiap penyesuaian. Untuk menghindari kerusakan pada kawat gigi atau menodainya, Anda harus menghindari makan makanan keras, lengket, dan minuman manis. Jangan lupa, hanya dokter gigi saja yang berwenang untuk memasangkan kawat gigi pada Anda. Jangan asal-asalan ke tukang gigi dan malah merusak gigi dan rahang Anda.(M-010)