“Sesuai arahan pimpinan pada 19 Januari, pembayaran kepada masyarakat ditargetkan rampung pada April agar pembangunan fisik tidak terhambat,” tambahnya.
Pemkab Badung optimistis pembangunan fisik JLS dapat dimulai pada 2026–2027. Jika pengadaan lahan pada trase ketiga yang sempat tertunda dapat diselesaikan, maka pengadaan tanah segmen 4 JLS akan mencapai 100 persen.
Trase akhir JLS akan menghubungkan kawasan Pecatu hingga Jimbaran dengan total panjang sekitar 12 kilometer, dari Pecatu Suluban hingga Jalan Raya Karang Mas Sejahtera. Ke depan, Jalan Raya Karang Mas Sejahtera direncanakan menjadi salah satu titik keluar JLS menuju Simpang Kali.
Namun demikian, Bupati Adi Arnawa juga menyiapkan alternatif tambahan berupa pembangunan jalan dari pertigaan Wana Giri menuju Jalan Raya Uluwatu yang tembus ke Jalan Kampus Universitas Udayana. Langkah ini dilakukan untuk mencegah penumpukan kendaraan di Simpang Kali. “Kalau semua arus diarahkan ke Simpang Kali, potensi kemacetan baru bisa terjadi. Karena itu akan kami tembuskan ke Jalan Kampus Udayana,” pungkasnya.*
- Editor: Daton









