Pembebasan Lahan Rp800 M, Jalan Lingkar Selatan Kembali Berprogres

Proses penataan kawasan jalan Alas Arum yang akan menjadi bagian dari Jalan Lingkar Selatan
Proses penataan kawasan jalan Alas Arum yang akan menjadi bagian dari Jalan Lingkar Selatan. (foto: ist)

BADUNG, MENITINI – Setelah sempat mandek akibat pandemi Covid-19, pembangunan Jalan Lingkar Selatan mulai berprogres. Saat ini Dinas PUPR Kabupaten Badung sedang melakukan pengaspalan di lahan yang telah dibebaskan di Lingkungan Sawangan.

Selain itu,  pelebaran Jalan Terompong Peminge yang dilakukan BPJN Provinsi Bali juga mempermulus hal itu. Dimana titik tersebut masuk kedalam rencana Jalan Lingkar Selatan ruas Jalan Nusa Dua Selatan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung IB Surya Suamba mengatakan, saat ini pihaknya sedang mengerjakan proses pengaspalan pada lahan yang telah dibebaskan. Jalan itu berlokasi di wilayah Sawangan titik Alas Arum, sepanjang satu kilometer. 

BACA JUGA:  Pelantikan Forkom Tite Hena Bali, Ini Pesan Wagub Cok Ace Melalui Asisten I

Diakuinya, sejauh ini baru lahan di Peminge dan Sawangan yang berprogres. Namun demikian, masih ada sejumlah lahan yang masih menjadi pekerjaan rumah untuk dibebaskan. Lahan tersebut berada di wilayah Ungasan, Pecatu, dan Jimbaran.

Untuk pembebasan lahan tersebut dibutuhkan anggaran sekitar Rp800 miliar. “Soal anggaran itu, silahkan tanyakan langsung ke Pak Sekda,” tambahnya sembari menjelaskan dengan pembangunan Jalan Lingkar Selatan yang rata-rata akan memiliki lebar 24 meter. 

Sebelumnya, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta mengakui Jalan Lingkar Selatan merupakan salah satu program yang sempat terhambat akibat pandemi Covid-19. Namun pihaknya memastikan bahwa pembangunan Jalan Lingkar Selatan masih berproses. Hal tersebut dibuktikan oleh adanya pembebasan lahan yang telah dilaksanakan di wilayah Sawangan. M-003

BACA JUGA:  PT Step Up Solusi Indonesia Potong Tebing di Pantai Jimbaran