Banjir Kian Parah, Anak Muda Indonesia Tolak “Solusi Palsu” Krisis Iklim

Ilustrasi kerusakan akibat banjir
Ilustrasi kerusakan akibat banjir. (pexels)

JAKARTA,MENITINI.COM – Air bah yang menerobos dinding rumah, jalan desa yang hilang ditelan longsor, hingga permukiman hancur diterjang banjir kini bukan lagi cerita musiman. Bagi ribuan keluarga di berbagai wilayah Indonesia, bencana telah menjadi kenyataan sehari-hari dan kecemasan bahwa tanah tempat mereka hidup bisa lenyap sewaktu-waktu terus menghantui.

Di tengah situasi itu, orang muda Indonesia mulai bersuara lantang. Mereka menilai krisis iklim terus memburuk, sementara solusi yang ditawarkan justru menjauh dari akar masalah. Anak muda menolak apa yang mereka sebut sebagai false solutions atau solusi palsu dalam penanganan krisis iklim.

BACA JUGA:  Percepat PSEL Semarang Raya, Pemerintah Targetkan Akhiri Darurat Sampah Jawa Tengah

Fathan Mubina (25), Geographic Information System Analyst dari Trend Asia, menilai solusi palsu hanya menjadi tameng bagi industri perusak lingkungan.
“False solutions adalah distraksi teknokratis yang memberi jalan bagi korporasi untuk terus menghasilkan emisi dan merusak hutan, sambil mengabaikan krisis yang sedang kita hadapi,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (18/12).

Iklan

BERITA TERKINI

Ilustrasi wasit

FIFA Umumkan Daftar Wasit Piala Dunia 2026

JAKARTA,MENITINI.COM – FIFA resmi merilis daftar perangkat pertandingan untuk ajang Piala Dunia FIFA 2026, yang akan menjadi edisi terbesar dalam sejarah sepak bola dunia. Sebanyak

TEKNO

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top