Minggu, 26 Mei, 2024
Pencarian korban di Nusa Penida oleh Basarnas

Tim Basarnas saat melalukan pencarian korban wisatawan yang terseret arus di Nusa Penida. (Foto: Menitini)

Tim SAR akhirnya menemukan korban yang terseret arus di Diamond Beach, Rabu (38/12/2022) sekitar pukul 09.55 Wita. Jenasah korban terlihat terapung-apung di sekitar lokasi kejadian, berjarak kurang lebih 6 Nm ke arah selatan. 

NUSA PENIDA, MENITINI.COM-Tim SAR akhirnya menemukan korban yang terseret arus di Diamond Beach, Rabu (38/12/2022) sekitar pukul 09.55 Wita. Jenasah korban terlihat terapung-apung di sekitar lokasi kejadian, berjarak kurang lebih 6 Nm ke arah selatan. 

Tim SAR darat langsung berenang mendekati korban dan selanjutnya mengevakuasi ke bibir pantai. Selanjutnya korban atas nama Nileash dibawa menuju Rumah Sakit Gema Santi menggunakan ambulance. Ketika ditemukan kondisi korban masih menggunakan celana pendek berwarna abu-abu gelap. 

Diberitakan sebelumnya, pada Selasa (27/12/2022) seorang WNA asal Malaysia terseret arus ketika hendak membantu 2 orang wisatawan yang meminta pertolongan karena terbawa arus. Namun nahas justru ia yang terbawa arus semakin ke tengah, dan dikarenakan ombak besar tak kuat berenang ke tepi. 

BACA JUGA:  Lansia di Nusa Lembongan Antusias Sambut Bhakti Sosial Klinik Branis Medika

Basarnas Bali bersama tim SAR gabungan telah melakukan pencarian dengan melibatkan SRU laut dan SRU darat. Sebanyak 4 orang personil bergerak menggunakan RIB di perairan dan penyisiran darat oleh tim gabungan. Selama operasi SAR berlangsung turut melibatkan Basarnas Bali, Polsek Nusa Penida, Koramil Nusa Penida, BPBD Klungkung, Polair Pos Nusa Penida, Tim medis RS Gema Santi dan masyarakat setempat. M-006

TERKAIT