Ukraina Nyatakan Keadaan Darurat

foto: tempo.co

“Saya meminta bantuan untuk mengusir agresi militer rezim Ukraina terhadap penduduk Republik Rakyat Donetsk,” kata Denis Pushilin, yang mengepalai wilayah Donetsk yang diakui oleh Moskow.

Ditanya tentang langkah itu, juru bicara Gedung Putih Jen Psaki mengatakan, “Seperti yang telah kami katakan sejak awal, akan ada serangkaian operasi bendera palsu.”

BACA JUGA:  GCC Pertimbangkan Respons atas Serangan Rudal dan Drone Iran ke Negara Teluk

“Ini adalah contohnya. Itu menunjukkan bahwa mereka merasa di bawah ancaman. Oleh siapa? Orang-orang Ukraina yang diancam akan diserang oleh Rusia?”

Rusia secara konsisten membantah rencananya untuk menyerang tetangganya.

Amerika Serikat menjatuhkan sanksi pada perusahaan yang bertanggung jawab membangun pipa gas Nord Stream 2 Rusia dengan menargetkan perusahaan dan pejabat perusahaannya.

BACA JUGA:  Pencabutan Aturan Emisi PLTU Batu Bara di AS Picu Kekhawatiran Lonjakan Polusi

“Langkah-langkah ini adalah bagian lain dari tahap awal sanksi kami sebagai tanggapan atas tindakan Rusia di Ukraina. Seperti yang telah saya jelaskan, kami tidak akan ragu untuk mengambil langkah lebih lanjut jika Rusia terus meningkat,” kata Presiden Amerika Serikat Joe Biden.

Sumber: Tempo, Reuters

Editor: Daton

Iklan

BERITA TERKINI

Sejumlah tersangka kasus dugaan korupsi penyaluran KUR dan KUPRA di BRI Unit Sidakarya digiring petugas menuju mobil tahanan usai penetapan tersangka oleh Kejaksaan Tinggi Bali, Selasa (24/2/2026).

Kejati Bali Tetapkan Lima Tersangka Korupsi KUR

“Setelah data tersebut lolos pengecekan BI Checking atau SLIK OJK, para tersangka mengondisikan atau merekayasa profil usaha calon peminjam agar memenuhi seluruh syarat administrasi kredit

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>

Scroll to Top