Total Penjualan Industri Farmasi Indonesia Selama Pandemi Covid-19 Tembus Rp95 Triliun

GP Farmasi Indonesia
Caption: Pembukaan Munas GPFI di Nusa Dua Bali, Kamis (24/3/2022). Foto: M-006

NUSA DUA,MENITINI.COM-Industri farmasi nasional tercatat tumbuh signifikan selama masa pandemi COVID-10. Pada tahun 2021 tercatat industri Farmasi tumbuh hingga 10 persen.

Hal tersebut dikatakan Ketua Umum Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia (GPFI) F. Tirto Kusnadi di sela-sela Musyawarah Nasional (Munas) XVI GPFI di Hotel Merusaka, Nusa Dua, Bali, Kamis (24/3/2020). “Kita merasa gembira karena industri farmasi di tahun 2021 tumbuh 10,81. Tentu berkat kerja sama pelaku farmasi dengan pemerintah. Kita berharap kerja sama terus berjalan agar bisa terus tumbuh lebih baik,” kata Tirto Kusnadi.

Menurutnya, pertumbuhan 10,81 persen dengan memperhatikan indikator penjualan yang dihitung lembaga yang kredibel. Nilai totalnya kurang lebih Rp90-95 Triliun. Tirto Kusnadi yakin kondisi ini akan terus meningkat di tahun 2022. 

BACA JUGA:  Chelsea Olivia Rapihkan Gingsul, Apa Saja Opsi Perawatan Ortodonti?

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*