logo-menitini

Tenggelam di Laut Tanimbar, Seorang Penumpang Longboat Ditemukan Meninggal Dunia

Tim SAR gabungan yang dipimpin oleh Kasat Polair Polres Kepulauan Tanimbar, IPDA Simon Nusmese.
Tim SAR gabungan yang dipimpin oleh Kasat Polair Polres Kepulauan Tanimbar, IPDA Simon Nusmese.
AMBON,MENITINI – Seorang penumpang longboat diketahui bernama Imam Kalean (64), ia merupakan salah satu penumpang longboat yang dinyatakan hilang di Peraiaran Laut Tanimbar, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Kamis (12/2/2026).
Warga Desa Karatat, Kecamatan Wuarlabobar, kepulauan Tanimbar ini ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh dua warga desa setempat saat mereka hendak pergi ke kebun tidak jauh dari pantai desa tersebut.
Penemuan tersebut lantas dilaporkan ke tim SAR gabungan yang sedang melakukan operasi pencarian terhadap korban.
“Satu korban musibah longboat tenggelam telah berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan tadi pagi di sekitar pesisir pantai Desa Karatat,” kata Kapolres Kepulauan Tanimbar, AKBP Ayani, kepada wartawan, Kamis (12/2/2026).
Kapolres KKT mengungkapkan, setelah mendapat laporan tersebut, tim SAR gabungan yang dipimpin oleh Kasat Polair Polres Kepulauan Tanimbar IPDA Simon Nusmese langsung mendatangi lokasi untuk mengevakuasi korban.
“Proses evakuasi jasad korban dilakukan sekitar pukul 09.30 WIT. Selanjutnya, jasad korban diserahkan ke pihak keluarga untuk proses pemakaman,” jelas Kapolres KKT.
Terkait penemuan jenazah korban tersebut, Kapolres memberikan apresiasi kepada tim SAR gabungan dan masyarakat yang telah bersinergi melakukan operasi pencarian hingga akhirnya menemukan korban.
Kapolres menyampaikan rasa belasungkawa kepada pihak keluarga karena korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
“Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga almarhum yang ditinggalkan,” ucapnya.
Sebelumnya, Iman bersama sembilan penumpang lainnya tenggelam usai longboat yang mereka tumpangi dihantam gelombang tinggi dan cuaca buruk di Peraiaran Laut Desa Watmasa, Kecamatan Wuar Labobar, Kepulauan Tanimbar pada Selasa, 10 Februari 2026.
Dalam peristiwa tersebut, tiga penumpang dinyatakan tewas, enam orang penumpang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat, dan satu penumpang dinyatakan hilang. (M-009).
BACA JUGA:  Waduh! Cabuli Anak 12 Tahun di Seram Utara, Pelaku Akhirnya Ditangkap di Bandung 
Iklan

BERITA TERKINI

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>