“Kami melihat antusiasme wisatawan tetap tinggi meskipun cuaca sedang kurang bersahabat. Karena itu, seluruh tim operasional kami siagakan penuh untuk memastikan wisatawan tetap merasa aman dan nyaman saat berkunjung ke Tanah Lot,” ujarnya.
Selain memperkuat pengamanan, DTW Tanah Lot juga melakukan diversifikasi atraksi wisata. Salah satunya melalui kerja sama dengan Museum Tanah Lot Bali (Museum Majapahit Bali), yang kini terintegrasi dengan sistem pembelian tiket kawasan wisata.
Kolaborasi ini memberi alternatif wisata edukatif berbasis sejarah dan budaya, sekaligus menjadi pilihan atraksi indoor bagi wisatawan saat hujan atau cuaca terlalu terik.
“Dengan adanya museum, wisatawan tidak hanya menikmati panorama alam dan pura, tetapi juga bisa menelusuri sejarah Majapahit. Ini menjadi upaya kami untuk meningkatkan kualitas kunjungan sekaligus memperpanjang durasi tinggal wisatawan di kawasan Tanah Lot,” kata Sudiana.









