Jam Pidsus Menangkan Persidangan Praperadilan oleh Tersangka Perkara Korupsi dan Pencucian Uang

Jam Pidsus Menangkan Persidangan Praperadilan Tersangka Perkara Korupsi dan Pencucian Uang

Tim Jaksa Penyidik Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) telah memenangkan 3 permohonan praperadilan dalam Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang pada Pengelolaan Dana Investasi di PT. Asuransi Jiwa Taspen Tahun 2017 s/d 2020 yang diajukan oleh Pemohon Tersangka MS.

Jam Pidsus Menangkan Persidangan Praperadilan Tersangka Perkara Korupsi dan Pencucian Uang Read More »

Jaksa Agung Hadiri Acara Penandatanganan Nota Kesepahaman dan Pedoman Kerja Bersama SPPT-TI 2022

Jaksa Agung Burhanuddin yang didampingi oleh Jaksa Agung Muda Pembinaan Bambang Sugeng Rukmono, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Fadil Zumhana, dan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Febrie Adriansyah menghadiri Acara Penandatanganan Nota Kesepahaman dan Pedoman Kerja Bersama Sistem Peradilan Pidana Terpadu Berbasis Teknologi Informasi (SPPT-TI) 2022 yang juga dihadiri diantaranya Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan RI (Menko Polhukam) Mohammad Mahfud MD, Ketua Mahkamah Agung RI H.M. Syarifuddin, Wakil Menteri Hukum dan HAM, Wakil Kepala Kepolisian RI, dan Wakil Ketua KPK, Selasa (21/06/2022)

Jaksa Agung Hadiri Acara Penandatanganan Nota Kesepahaman dan Pedoman Kerja Bersama SPPT-TI 2022 Read More »

Audensi Rektor Unsri ke Kejagung RI

Terima Audensi Rektor Unsri, Jaksa Agung: Akademi dan Praktisi Tak Bisa Dipisahkan

Jaksa Agung RI Burhanuddin menerima audiensi Rektor Universitas Sriwijaya, dengan didampingi oleh Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan (JAM-Pembinaan) Bambang Sugeng Rukmono, Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI Tony T. Spontana, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Ketut Sumedana, Asisten Khusus Jaksa Agung RI Hendro Dewanto, dan Asisten Umum Jaksa Agung RI Kuntadi.

Terima Audensi Rektor Unsri, Jaksa Agung: Akademi dan Praktisi Tak Bisa Dipisahkan Read More »

Jaksa Agung: Calon Aparat penegak Hukum Harus Miliki Kepekaan dan Sensitivitas Tinggi

JAKARTA,MENITINI.COM- Jaksa Agung RI Burhanuddin menyampaikan bahwa sebagai calon aparat penegak hukum, peserta Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Jaksa (PPPJ) dituntut memiliki kepekaan dan sensitivitas tinggi sehingga penegakan hukum yang dilakukan kelak tidak hanya memberikan kepastian dan keadilan saja melainkan juga mampu menghadirkan kemanfaatan hukum pada masyarakat dimana hukum itu ditegakkan. Dinamika yang berkembang saat ini

Jaksa Agung: Calon Aparat penegak Hukum Harus Miliki Kepekaan dan Sensitivitas Tinggi Read More »

Scroll to Top