BADUNG,MENITINI.COM – Pemerintah Kabupaten Badung mulai mematangkan proyeksi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun 2027 sebagai langkah awal penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Badung Tahun 2027. Pembahasan tersebut dipimpin langsung Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dalam rapat yang digelar di Ruang Rapat Kriya Gosana, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Senin (26/1).
Dalam arahannya, Bupati Adi Arnawa menegaskan bahwa proyeksi PAD memiliki peran strategis sebagai fondasi utama dalam menentukan arah pembangunan daerah ke depan. Penyusunan RKPD 2027, kata dia, mengusung tema “Akselerasi Pembangunan Infrastruktur Wilayah yang Inklusif dan Berkelanjutan untuk Mendukung Pariwisata Badung yang Berkualitas dan Investasi yang Berdaya Saing.”
“Melihat target PAD Tahun 2026 yang terpasang sebesar Rp 9,5 triliun, saya berharap pada Tahun 2027 PAD Kabupaten Badung bisa meningkat di kisaran Rp 9,5 triliun hingga Rp 10 triliun,” ujar Adi Arnawa.
Meski demikian, draf awal proyeksi yang disusun Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) masih berada pada angka Rp 9,022 triliun. Menyikapi hal tersebut, Bupati meminta seluruh perangkat daerah untuk terus melakukan inovasi serta memperkuat sinergi dalam menggali potensi pendapatan daerah secara optimal, tanpa mengesampingkan prinsip akuntabilitas.









