Ia menambahkan, sebagai organisasi media siber, SMSI memiliki tanggung jawab moral untuk ikut menghadirkan ruang diskursus publik yang berorientasi pada kepentingan warga kota.
Sementara itu, Kadishub Kota Denpasar, I Ketut Sriawan, menyambut positif inisiatif SMSI Denpasar tersebut. Menurutnya, forum diskusi publik sangat penting sebagai sarana bertukar gagasan sekaligus menyerap aspirasi dari berbagai elemen masyarakat.
“Kemacetan merupakan tantangan bersama di kota yang terus berkembang seperti Denpasar. Kami dari Dinas Perhubungan siap mendukung kegiatan ini dan berharap diskusi nanti dapat menghasilkan rekomendasi yang aplikatif dan bermanfaat,” kata Sriawan.
Ia juga menegaskan bahwa upaya penanganan kemacetan tidak dapat hanya mengandalkan peran pemerintah, melainkan membutuhkan sinergi lintas sektor, termasuk kontribusi media dalam membangun kesadaran dan partisipasi publik.
Diskusi publik yang digagas SMSI Kota Denpasar ini diharapkan tidak sekadar menjadi forum wacana, tetapi mampu melahirkan gagasan solutif yang dapat menjadi bahan pertimbangan dalam perumusan kebijakan transportasi dan tata kelola perkotaan di Kota Denpasar ke depan.*
- Editor: Daton









