“Sekitar pukul 11.00 Wita kami menerima laporan dari keluarga korban yang melihat jasad tersangkut di bawah gorong-gorong. Tim langsung bergerak ke lokasi untuk memastikan dan melakukan evakuasi,” ujarnya.
Proses evakuasi berlangsung cukup menantang. Korban berada di cekungan gorong-gorong dengan kontur sungai yang tidak rata, mulai dari dangkal hingga kedalaman sekitar 2,5 meter. Meski demikian, berkat koordinasi lintas instansi, jasad korban berhasil diangkat ke daratan sekitar pukul 11.35 Wita.
Tim SAR gabungan dalam operasi ini melibatkan Basarnas Bali, SAR Polda Bali, Polairud Polresta Denpasar, Balawista, serta TRC BPBD Kota Denpasar.
“Posisi korban berada di bawah cekungan gorong-gorong sehingga menyulitkan evakuasi. Namun kondisi cuaca yang mendukung dan kerja sama tim membuat proses berjalan lancar,” tambah Juni Antara.









