JAKARTA,MENITINI.COM – Cristiano Ronaldo belum kehabisan target. Megabintang Portugal itu kini membidik dua pencapaian besar sekaligus: menembus 1.000 gol sepanjang karier dan membawa Portugal kembali mengangkat trofi UEFA Nations League.
“Tujuannya adalah mencapai 1.000 gol dan tim nasional berusaha memenangkan Nations League ini,” ujar Ronaldo, dikutip dari Diario AS, Rabu (24/9/2026).
Ronaldo saat ini telah mengoleksi 979 gol dalam karier profesionalnya. Rinciannya, 833 gol dicetak bersama klub dan 146 gol untuk timnas Portugal.
Artinya, pemain berusia 41 tahun itu hanya membutuhkan 21 gol lagi untuk mencapai angka keramat 1.000 gol.
Bagi Ronaldo, mencetak gol ke-1.000 bersama Portugal akan memiliki makna khusus.
“Bila mencetak gol ke-1.000 untuk tim nasional, itu akan menjadi puncak dari sesuatu, sebuah cerita yang indah. Itu bukan berarti akhir dari semuanya, tetapi akan menjadi sebuah cerita yang indah,” katanya.
Meski begitu, Ronaldo menegaskan bahwa dirinya tidak terobsesi mengejar angka tersebut. Ia memilih menikmati setiap pertandingan dan menjalani karier selangkah demi selangkah.
“Saya sudah mengakui bahwa saya ingin mencapainya dan saya akan mencapainya. Apakah itu sebuah obsesi? Tidak. Sisanya adalah tentang menikmatinya, menikmati setiap hari,” ujarnya.
Tetap Jadi Andalan Portugal
Masa depan Ronaldo bersama timnas Portugal sempat menjadi tanda tanya setelah Selecao tersingkir di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Portugal dikalahkan Spanyol, yang kemudian keluar sebagai juara.
Namun, setelah berdiskusi dengan Federasi Sepak Bola Portugal dan pelatih baru Jorge Jesus, Ronaldo memilih tetap melanjutkan pengabdiannya bersama tim nasional.
“Mereka masih mengandalkan saya. Saya masih percaya bahwa saya mampu membantu tim nasional,” kata Ronaldo.
Bagi Ronaldo, kontribusi di lapangan tetap menjadi ukuran utama.
“Hal terpenting adalah mampu mencetak gol di lapangan dan membantu tim memenangkan pertandingan,” lanjutnya.
Ronaldo bahkan menegaskan siap mengambil keputusan mundur jika suatu saat dirinya tidak lagi memberikan kontribusi bagi Portugal.
“Ketika saya merasa tidak melakukan apa pun di sini, tidak berkontribusi di lapangan, tidak mencetak gol, menciptakan suasana yang buruk, atau mereka tidak menginginkan saya di sini, saya akan menjadi orang pertama yang mundur,” tegasnya.
Era baru Portugal bersama Jorge Jesus pun segera dimulai. Jesus menggantikan Roberto Martinez dan akan menjalani pertandingan pertamanya sebagai pelatih Portugal saat menghadapi Wales, Jumat (25/9).
Sementara itu, Ronaldo belum menetapkan kapan akan mengakhiri karier internasional maupun profesionalnya. Ia memilih fokus menikmati setiap momen yang masih tersisa.
“Saya belajar sesuatu sejak usia akhir 30-an, yaitu menjalani momen saat ini dan tidak memikirkan hari esok,” kata Ronaldo.
Soal kapan perjalanan itu berakhir, Ronaldo menyerahkannya kepada waktu.
“Apakah mungkin? Ya. Sangat mungkin? Ya. Tetapi apakah itu akan terjadi? Saya tidak tahu,” ujarnya. (M-011)
- Editor: Daton

