PT. Bonofactum Gelar Sosialisasi & Pelatihan Pengolahan Sampah

Segera Jalin Kerjasama dengan BWC

Sesi foto bersama usai sosialisasi
Sesi foto bersama usai sosialisasi. (MENITINI/Istimewa)

DENPASAR, MENITINI – PT Bonofactum mengadakan Pelatihan dan Sosialisasi pengolahan dan pemilihan sampah domestik di kantornya di Kerobokan, Badung, Rabu (5/1). Pelatihan diikuti 20 orang head team di perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan perhiasan dengan bahan dasar perak itu menghadirkan narasumber dari Bali Waste Cycle (BWC) yakni I. B. Ari Wijaya dan Diah Widodo Rahutomo.

Sosialisasi dan Pemilahan sampah oleh BWC di Kantor Bonofactum. (MENITINI/Istimewa)

]

Ari Wijaya mengatakan pemilahan sampah sangat penting dalam penanganan dan pewadahan sampah dari sumber. “Karena pemilahan itu kegiatan mengelompokkan dan memisahkan sampah sesuai dengan jenis, jumlah dan sifat sampah,” kata Ari.

Pemilahan sampah dimulai di rumah-rumah terhadap sampah organik/ sampah basah/ sampah dapur dan sampah anorganik/ sampah kering. “Pemilahan sampah yang baik akan mempengaruhi kinerja daur ulang. Awal dari proses 3R (Reduce, Reuse, Recycle),” katanya lagi.

BACA JUGA:  ITDC dan UPTD Tahura Ngurah Rai Tandatangani PKS Pemanfaatan Kawasan Tahura

PT Bonofactum merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan perhiasan dengan bahan dasar Perak.

Total jumlah karyawan perusahan tersebut mencapai 500an orang. Lokasi PT tersebut berada di daerah Kerobokan (Kantor Pusat) & Canggu (Kantor Cabang).

Sementara Diah Widodo mengatakan, jenis sampah yang dihasilkan pada perusahaan tersebut sebagian besar merupakan plastik PE, Pet, Duplek, Kertas HVS, & beberapa bagian kecil jenis sampah lainnya. “Pengolahan sampah yang kami sarankan dengan mekanisme bank sampah namun hanya dengan satu buku tabungan (buku tabungan perusahaan),” ujarnya sembari menjelaskan,
karena perusahaan tersebut cukup luas kami menyarankan juga menyediakan tempat sampah khusus organik, anorganik, residu di masing masing divisi dan membuat TPS kecil sebagai pusat tempat pembuangan sampah anorganik yang sudah terpilah. “Pihak perusahaan menyetujui saran tersebut dan akan membentuk tim khusus terkait pemilahan sampah anorganik,” kata Diah.

BACA JUGA:  33 Ekor Penyu Hijau Dilepasliarkan di Pantai Kuta

Untuk mengetahui tekni pengolahan sampah yang lebih tepat, pihak perusahaan berencana mengadakan kunjungan ke kantor/gudang BWC sebelum menjalin kerjasama terkait pengangkutan sampah anorganik

Berikut tips memilah sampah domestik yang sempurna menyiapkan wadah terpisah (sedikitnya dua buah wadah) untuk sampah organik dan sampah an-organik.

Jenis wadah : dapat disesuaikan dengan keadaan, bisa ember plastik, plastik/kontong khusus sampah, kantong kresek, dan lainnya yang penting diberi tanda di setiap wadah.

Tahap pemilahan yang lebih maju dilakukan dengan memilah sampah berdasarkan sampah organik (basah), sampah anorganik (kering) dan sampah spesifik lainnya yaitu sampah B3 (bahan beracun berbahaya). (M-001/003)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*