Kesan mendalam juga dirasakan dua kadet Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan) yang tengah menjalani program pertukaran pelajar di Rabdan Academy.
Sersan Mayor Dua Kadet Matematika Alief Syahnur Almaida, yang mengambil jurusan Homeland Security, menyebut momen bersalaman dengan Presiden sebagai pengalaman pertama yang sangat berharga.
“Ini pengalaman pertama saya bisa bersalaman langsung dengan Bapak Presiden. Tentunya sangat berkesan,” ungkap Alief.
Hal serupa disampaikan Sersan Mayor Dua Kadet Teknik Mesin Carina Alexandrea Silaban. Ia mengaku bangga dapat mewakili Indonesia dalam program student exchange di Abu Dhabi sekaligus bertemu langsung dengan Presiden.
“Saya merasa bangga bisa membuktikan bahwa saya dari Indonesia bisa mengikuti student exchange di sini,” ujar Carina.
Keduanya berharap pemerintah terus memperluas peluang studi luar negeri bagi mahasiswa Indonesia, terutama melalui kerja sama dengan PEA. Mereka menilai penguatan diplomasi pendidikan tidak hanya berdampak secara akademis, tetapi juga memperkaya pengalaman global generasi muda.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo turut berpesan agar para mahasiswa tetap semangat belajar serta menjunjung tinggi integritas dan loyalitas selama menempuh pendidikan di luar negeri.
Kunjungan Presiden ke Abu Dhabi dinilai tidak hanya mempererat hubungan strategis Indonesia dan PEA di tingkat pemerintahan, tetapi juga menyentuh langsung generasi muda Indonesia yang tengah menimba ilmu di perantauan. Momen ini terasa semakin bermakna karena berlangsung di bulan Ramadan, menambah kesan mendalam bagi para mahasiswa yang berkesempatan bertemu langsung dengan Kepala Negara di negeri orang. (M-003)









