SURABAYA,MENITINI.COM – Sebagai langkah nyata dalam menata ketertiban, keamanan, serta kelancaran arus lalu lintas di kawasan pelabuhan, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Sub Regional Jawa secara resmi mengoperasikan Pos Pantau Lalu Lintas di Jalan Perak Barat (ex depan area BJTI), Surabaya, pada Selasa (6/10/26). Peresmian fasilitas pemantauan ini menjadi bagian dari strategi integrasi operasional Pelindo untuk memitigasi potensi kepadatan kendaraan, khususnya pergerakan truk dan kendaraan Roll-on/Roll-off (Ro-Ro) yang kian meningkat di kawasan Pelabuhan Tanjung Perak.
Acara peresmian ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng dan dihadiri oleh jajaran pemangku kepentingan (stakeholders) maritim setempat, antara lain KSOP Utama Tanjung Perak, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Ketua Forum Komunitas Pengguna Ro-Ro (FKPR), serta jajaran manajemen Pelindo Group.
Guna memastikan efektivitas pengawasan dan penertiban di lapangan, Pos Pantau Lalu Lintas ini ke depannya akan dijaga secara berkesinambungan oleh personel gabungan dari Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak dan tim Port Security Pelindo yang bersiaga (standby) secara berkala.
Sebagai bagian dari penataan kawasan terpadu, di sekitar Pos Pantau Lalu Lintas juga telah disiapkan berbagai fasilitas pendukung untuk mengoptimalkan ketertiban armada logistik. Kawasan ini dilengkapi dengan Area Penyangga (Buffer Area ex Kantor BJTI) yang difungsikan sebagai area transit khusus kendaraan sebelum memasuki dermaga atau naik ke atas kapal. Beroperasinya Pos Pantau ini diharapkan mampu membuat pergerakan armada semakin teratur, sehingga para pengemudi tertib menunggu di buffer area apabila belum memasuki jadwal masuk kapal (gate-in). Selain itu, berlokasi strategis di dekat Buffer Area, hadir pula Kantin Lastari yang dilengkapi dengan fasilitas toilet serta sentra PKL kuliner yang representatif sebagai sarana tempat beristirahat (rest area) yang nyaman bagi para sopir truk.

