Penumpang KMP Cemerlang 55 yang Hilang Ditemukan Meninggal di Selat Bali

Petugas mengevakuasi jasad korban.
Petugas mengevakuasi jasad korban. (Foto: istimewa)

Penyisiran dimulai sekitar pukul 08.00 WITA menggunakan sejumlah armada, di antaranya KP XI-1025 Sat Polairud Polres Jembrana, Sea Rider TNI AL serta Rigid Inflatable Boat (RIB) 01 Basarnas Jembrana.

Penyisiran dilakukan di jalur utara dan selatan Selat Bali, termasuk alur pelayaran Ketapang-Gilimanuk hingga kawasan Prapat Agung, Pasir Putih dan Segara Rupek. Sementara jalur selatan mencakup perairan Cekik, Sumur Kembar, Kelatakan hingga Sumbersari.

BACA JUGA:  Groundbreaking PPN Pengambengan, Proyek Rp1,2 Triliun Serap 25.000 Tenaga Kerja

Enam personel lainnya melakukan penyisiran darat di sepanjang pesisir Pantai Gilimanuk hingga kawasan Taman Nasional Bali Barat.

Penyisiran tahap pertama dihentikan sekitar pukul 10.00 WITA dengan hasil nihil. Pencarian kemudian dilanjutkan kembali sekitar pukul 14.00 WITA.

Sekitar pukul 15.10 WITA, tim menerima informasi mengenai adanya sesosok jenazah mengapung di perairan Gilimanuk. Tim kemudian bergerak menuju lokasi di sebelah utara lampu navigasi pada koordinat 8°08’01.4″S 114°25’53.9″E dan melakukan evakuasi.

BACA JUGA:  Penumpang Kapal Penyeberangan Gilimanuk-Ketapang Dilaporkan Hilang, Tim SAR Masih Mencari

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian terhadap Riski Firmansyah dinyatakan berakhir. (M-011)

  • Editor: Daton
Halaman 2 dari 2
Scroll to Top