Pemutihan Pajak Berakhir, Samsat Kabupaten Gianyar Kunjungi Dealer Kejar Target BBNKB1

Kepala UPTD Samsat Gianyar, I Gusti Made Semarajaya saat mengunjungi salah satu dealer.
Kepala UPTD Samsat Gianyar, I Gusti Made Semarajaya saat mengunjungi salah satu dealer. (foto: M-003)

DENPASAR, MENITINI.COM – Guna meningkatkan PAD Provinsi Bali, khususnya dalam pajak kendaraan bermotor, UPT Samsat Gianyar langsung tancap gas mengunjungi dealer kendaraan roda empat maupun roda dua.

Hal tersebut dilakukan, untuk melaksanakan arahan Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Bali, I Made Santha, SE., M.Si., untuk mengejar target pendapatan pajak Bea Balik Nama Kendaraaan Bemotor pertama (BBNKB 1), agar kendaraan yang sudah terdaftar untuk segera dilakukan pembayaran dan kendaraan yang masih inden untuk segera dikeluarkan.

 Saat dikonfirmasi, Kepala UPTD Samsat Gianyar, I Gusti Made Semarajaya mengatakan, pencapaian pajak BBNKB 1 hingga per tanggal 29 Agustus 2022 sudah mencapai 63,5 persen. Untuk itulah pihaknya terus melakukan koordinasi dengan dealer-dealer di Kabupaten Gianyar, berdasarkan data yang diterima Dispenda Gianyar, agar pada target triwulan ke-3 pendapatan pajak BBNKB 1 di UPTD Samsat Gianyar optimis akan tercapai. “Target di triwulan 3 kan 75 persen, dan sekarang per 29 Agustus kita sudah mencapai 63,5 persen. Dan saya yakin raihan terget triwulan 3 akan tercapai,” katanya ditemui di Denpasar, Rabu (1/8/2022).

BACA JUGA:  Kunjungi Pura Tirta Empul, Begini Pesan Presiden Jokowi

Sementara itu, terkait akan berakhirnya masa pemutihan pajak kendaraan pada Rabu, 31 Agustus 2022, Semarajaya mengakui saat ini kunjungan wajib pajak yang ingin melunasi pembayaran pajak kendaraannya meningkat. Bahkan menjelang masa berakhir pemutihan pajak denda kendaraan bermotor, UPT Samsat Gianyar melayani hingga lebih dari 500 wajib pajak yang ingin membayar pajak kendaraannya. “Kalau kita lihat Pak Gubernur kan sudah dua kali memberikan pemutihan pajak kendaraan. Nanti tinggal menunggu keputusan Pak Gubernur Bali, Wayan Koster apakah pemutihan pahak kendaraan dilanjutkan atau tidak,” ucapnya.

Tidak hanya itu saja, Semarajaya menjelaskan adanya kebijakan Pemprov Bali memberikan pemutihan bunga dan denda pajak kendaraan bermotor sangat direspon antusias oleh warga Gianyar. Bahkan, untuk mengantisipasi padatnya antrian di kantor induk, Semerajaya sengaja memecah pelayanan Samsat. Seperti halnya di kantor induk Samsat Gianyar dikhususkan untuk pergantian plat saja, sedangkan untuk pengesahan pajak ditempatkan Samsat Keliling (Samling). “Kalau untuk tunggakan kita khususkan dilayanan Samsat Kerthi,” tutupnya. M-003

BACA JUGA:  Bali Leaders' Declaration Bukti Keberhasilan Presidensi G20 Indonesia