Nicolas Maduro Bantah Semua Dakwaan di Pengadilan New York, Venezuela Tunjuk Presiden Sementara

Pemimpin Venezuela Nicolas Maduro
Pemimpin Venezuela Nicolas Maduro. (Sumber: X)

Sorotan Internasional dan Reaksi PBB

Penangkapan Maduro oleh aparat AS yang dilakukan langsung di kediamannya dan membawanya ke New York memicu perdebatan luas mengenai legalitas operasi tersebut menurut hukum internasional.

Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) bahkan menggelar rapat darurat pada Senin. Dalam pertemuan itu, China dan Rusia kembali menyampaikan kecaman keras terhadap tindakan Amerika Serikat di Venezuela.

BACA JUGA:  Jurnalis Palestina Muhammad Al-Najjar Tewas dalam Serangan Drone Israel di Gaza

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres turut menyatakan keprihatinannya terhadap keputusan Presiden AS Donald Trump yang mengizinkan operasi tersebut.

“Saya sangat prihatin bahwa prinsip-prinsip hukum internasional tidak dihargai,” kata Guterres.

Ia memperingatkan bahwa tindakan itu dapat menjadi preseden berbahaya, mengingat hukum internasional dan Piagam PBB secara tegas melarang ancaman maupun penggunaan kekerasan terhadap kedaulatan dan kemerdekaan negara lain.

Scroll to Top