Moon Knight: Marvel Kenalkan Superhero dengan Kepribadian Ganda

3 Kepribadian Moon Knight - Marvel.

DENPASAR, MENITINI.COM- Moon Knight sudah tayang lho di Disney+! Bagi penggemar Marvel yang belum update, serial ini sudah bertengger sejak akhir Maret 2022 kemarin. Karakter superhero ini cukup menarik dan berbeda dari sebelumnya. Berdasarkan komik Marvel, kali ini mereka mengangkat karakter superhero dengan kepribadian ganda. Unik ya?

Bukan sekedar menggunakan istilah saja, penulis skenario, sutradara, dan Oscar Isaac selaku pemeran utama benar-benar mendalami tentang kepribadian ganda. Mereka semua ingin memberi gambaran akurat dari segala sisi tentang kepribadian ganda sekaligus memberi edukasi tentang kesehatan mental dengan detail. Apalagi karakter utama memiliki 4 kepribadian. Menarik bukan? Mari kira simak seputar kepribadian ganda dari Moon Knight!

BACA JUGA:  JADWAL DOA ROSARIO VATIKAN SELAMA BULAN MEI 2021

Kepribadian Ganda alias Gangguan Identitas Disosiatif

Seseorang dengan gangguan identitas disosiatif memiliki dua atau lebih kepribadian yang berbeda. Pada awal episode, kita berkenalan dengan karakter Steven Grant dan Marc Spector dalam sosok yang sama. Susan Hatters Friedman, MD, seorang ahli psikiatri forensik mengatakan kondisi ini terjadi akibat trauma ekstrem berulang selama masa kanak-kanak. Untuk mengatasi trauma yang mengerikan itu, seorang anak dapat melindungi diri mereka sendiri dengan memisahkan diri dari kenyataan.

Gangguan Identitas Disosiatif biasanya terjadi sebagai respons terhadap trauma yang terjadi sebelum usia 6 tahun. Momen ini merupakan momen penting perkembangan kepribadian terjadi. Pada dasarnya, otak beberapa anak yang menderita trauma hebat membagi kesadaran mereka menjadi kepribadian yang terpisah. Hal ini untuk melindungi anak selama trauma. Sayangnya kepribadian ikut mengembang untuk menjaga anak dari trauma dan mungkin masih muncul di masa depan setelah orang tersebut tidak lagi menderita trauma asli. Akibatnya, mereka kesulitan mengingat sebagian besar masa kanak-kanak dan kehilangan sebagian besar waktu akibat ketidakmampuan mengingat lokasi, apa yang mereka lakukan, atau dengan siapa mereka berbicara.

BACA JUGA:  Lagu Garudaku, Garudamu dan Papua Ring Ati Menggema di Taman Budaya GWK

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*