logo-menitini

Masyarakat Adat Iban Sadap, Merawat Alam Dan Tradisi Lewat Tenun

Masyarakat Adat Iban Sadap, Merawat Alam Dan Tradisi Lewat Tenun
Masyarakat Adat Iban Sadap, Merawat Alam Dan Tradisi Lewat Tenun. (Foto: Istimewa)

Selembar kain, segudang makna

Tenun Iban Sadap dikenal kaya motif dan simbol. Setiap pola menyimpan cerita tentang alam, manusia, hingga roh leluhur. Mala menjelaskan, secara umum ada empat jenis tenun Iban, yakni kebat, sungkit, pileh, dan sidan. Di antara semuanya, tenun kebat memiliki posisi istimewa.

“Tenun kebat dengan motif sakral wajib dimiliki. Setiap motif punya nilai tertentu, digunakan untuk kelahiran, suasana sukacita, maupun dukacita,” tuturnya. Motif-motif itu menggambarkan manusia, hewan, serta benda simbolis yang merepresentasikan pandangan hidup masyarakat Iban.

BACA JUGA:  Badung Caka Fest 2026 Lebih Matang, Festival Ogoh-ogoh Berlangsung Empat Hari

Seiring waktu, perhatian terhadap tenun Iban Sadap perlahan meningkat. Komunitas penenun pun mulai membuka diri, salah satunya dengan merancang paket tur tenun. Durasi dan kegiatannya fleksibel, dari kunjungan singkat untuk dokumentasi hingga program tinggal lebih lama bagi mereka yang ingin belajar menenun secara utuh.

Mala bercerita tentang seorang mahasiswa dari Kuala Lumpur yang pernah tinggal cukup lama di Sadap. “Ia ingin memahami tenun secara menyeluruh, dari sejarah hingga proses. Pulang bukan hanya membawa kain, tapi juga pengalaman,” ujarnya. Meski demikian, yang paling diharapkan bukanlah ramainya pengunjung, melainkan kesediaan untuk belajar dan menghargai proses panjang di balik setiap helai kain.

Iklan

BERITA TERKINI

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>