logo-menitini

Dianggap Lecehkan Orang Sunda, Kang Emil Minta Arteria Dahlan Minta Maaf Terbuka

Ketua Dewan Penasihat Angkatan Muda Siliwangi (AMS) Ridwan Kamil
Ketua Dewan Penasihat Angkatan Muda Siliwangi (AMS) Ridwan Kamil. (MENITINI/M006)

“Seharusnya mayoritas kita harus melihat perbedaan sebagai rahmat dan kekayaan. Saya menyesalkan pernyataan Arteria Dahlan, terkait bahasa Sunda yang sudah ada sejak ratusan tahun silam dan menjadi kekayaan di Nusantara ini. Hanya soal bahasa Sunda digunakan dalam sebuah rapat, lalu ini menjadi masalah besar. Ekspresi rasisnya tidak bisa dihindari. Kalau tidak nyaman, tinggal disampaikan dengan baik-baik. Tetapi kalau sampai meminta agar pejabat yang bersangkutan diberhentikan ini sudah tidak elok, berlebihan, tidak ada dasar bukumnya dan menyinggung warga Sunda yang ada di Nusantara ini,” ujarnya di Kuta Bali, Selasa (18/1/2022).

BACA JUGA:  Presiden Prabowo Resmikan RDMP Balikpapan, Perkuat Ketahanan Energi Nasional


Menurut Kang Emil, pemakaian bahasa Sunda sudah sangat biasa. Dalam setiap rapat itu sudah biasa dilakukan. Kata pembukaan bisa digunakan dalam berbagai bahasa. “Saya amati, ini menyinggung perasaan orang Sunda dimana saja. Saya meminta agar Arteria Dahlan meminta maaf secara terbuka. Sebab kalau tidak maka eskalasi sosial akan meningkat. Orang Sunda itu pemaaf. Jadi saya minta Arteria Dahlan minta maaf saja,” ujarnya.

BACA JUGA:  Presiden Prabowo Minta Percepatan Pembangunan Fasilitas Negara di IKN
Iklan

BERITA TERKINI

OLAHRAGA

PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

HUKUM

POLITIK

LINGKUNGAN

Di Balik Foto

BERITA TERKINI

Indeks>>