Sementara itu, tingkat hunian hotel menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 berada di kisaran 75–85 persen, sedikit lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Namun secara tahunan, okupansi hotel turun sekitar 4 persen.
Menurut Koster, penurunan okupansi dipengaruhi pergeseran wisatawan ke akomodasi nonhotel seperti vila dan rumah pribadi yang tidak tercatat sebagai objek pajak pariwisata. Selain itu, cuaca ekstrem dan banjir di sejumlah wilayah membuat wisatawan lebih banyak beraktivitas di dalam hotel.
“Hunian hotel tinggi, tapi aktivitas wisata di luar menurun karena cuaca kurang mendukung,” ujarnya.
Dalam rapat tersebut, Koster juga memastikan kualitas layanan bandara terus membaik. Waktu tunggu wisman untuk proses imigrasi, VOA, hingga pengambilan bagasi kini turun drastis, dari sebelumnya bisa mencapai 1,5 jam menjadi kurang dari 57 menit.*
- Editor: Daton









