JAKARTA, Pemerintah Korea Utara menyatakan dukungannya terhadap keputusan Iran yang menunjuk Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi baru negara tersebut. Pyongyang juga mengecam keras serangan militer yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Media pemerintah Korea Utara, Rabu (11/3), melaporkan bahwa Pyongyang menghormati keputusan Majelis Pakar Iran yang memilih Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi pada 8 Maret 2026. Ia menggantikan ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, yang dilaporkan tewas dalam serangan gabungan AS dan Israel pada 28 Februari lalu.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Korea Utara mengatakan negaranya menghormati hak rakyat Iran dalam menentukan pemimpin tertinggi mereka.
“Sehubungan dengan pengumuman resmi bahwa Majelis Pakar Iran telah memilih pemimpin baru Revolusi Islam, kami menghormati hak dan pilihan rakyat Iran untuk menentukan pemimpin tertinggi mereka,” ujar juru bicara tersebut seperti dikutip Kantor Berita Pusat Korea (KCNA).
Selain menyampaikan dukungan, Korea Utara juga menyatakan keprihatinan mendalam atas serangan militer yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Pyongyang menilai tindakan tersebut sebagai agresi yang merusak stabilitas kawasan.
Menurut pernyataan tersebut, serangan itu dinilai menghancurkan fondasi perdamaian dan keamanan regional serta meningkatkan ketidakstabilan global.*
- Editor: Daton









