Karena itu, Cak Udin menegaskan stabilitas dan kredibilitas BEI harus dijaga secara serius agar kepercayaan publik dan investor tetap terpelihara.
Ia juga menyampaikan harapan agar sosok pengganti Iman Rahman sebagai Direktur Utama BEI nantinya merupakan figur yang profesional, berintegritas, serta memiliki kapasitas menjaga stabilitas pasar modal.
“Kami berharap pengganti Pak Iman adalah figur yang lebih profesional, berintegritas, dan mampu menjaga stabilitas BEI, baik di mata nasional maupun internasional. Bursa efek adalah wajah perekonomian kita di hadapan dunia,” tegasnya.
Lebih lanjut, Cak Udin menilai BEI ke depan membutuhkan kepemimpinan yang kuat dan komunikatif, serta mampu membaca dinamika global. Hal tersebut penting agar kejadian trading halt berkepanjangan tidak kembali terulang dan tidak menggerus kepercayaan publik terhadap pasar modal Indonesia.*
- Editor: Daton









